Harga Jahe Merah di Boyolali Tembus Rp150.000 per Kilogram

Tata Rahmanta ยท Senin, 09 Maret 2020 - 15:28:00 WIB
Harga Jahe Merah di Boyolali Tembus Rp150.000 per Kilogram
Hendro Purnomo, pengusaha empon-empon di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Pengusaha jamu empon-empon di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) kebanjiran pesanan setelah virus korona masuk ke Indonesia. Pembeli banyak mencari jahe merah yang saat ini harganya tembus Rp150.000 per kilogram.

Sejak tiga hari terakhir, pengusaha empon-empon di desa tersebut kewalahan melayani permintaan pembeli. Para pengusaha mengaku sejak beredar informasi empon–empon bisa menangkal wabah virus korona, dagangan mereka laku keras.

Biasanya, dalam satu hari, hanya satu kwintal jahe yang diracik. Saat ini naik menjadi lima kwintal. Harga jualnya pun naik karena stok juga menipis.

Untuk temu lawak yang bisanya dijual dengan harga Rp10.000 naik menjadi Rp40.000 per kilogram. Kunyit dari harga Rp15.000 naik jadi Rp50.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga jahe merah dari harga Rp70.000 naik menjadi Rp150.000 per kilogramnya.

"Jahe merah itu di pasaran sudah kosong. Kisaran yang biasanya harga Rp70.000 sekarang Rp150.000 itu enggak ada barang," ujar pengusaha empon-empon Hendro Purnomo, Senin (9/3/2020).

Dia menjelaskan, saat ini stok digudangnya pun masih terbilang bahan baku basah. Sehingga tidak akan jadi jika digunakan untuk jamu kering.

"Pasokan adanya basah, kalau untuk diproses kering itu enggak jadi (jamu kering)," ucapnya.


Editor : Nani Suherni