Jateng Tak Terapkan Sanksi bagi Penolak Vaksinasi, Ganjar: Persuasi Lebih Penting

Ahmad Antoni ยท Senin, 15 Februari 2021 - 12:09:00 WIB
Jateng Tak Terapkan Sanksi bagi Penolak Vaksinasi, Ganjar: Persuasi Lebih Penting
Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau proses vaksinasi nakes dosis kedua di Puskesmas Sayung Kabupaten Demak, Selasa (9/2/2021). (Istimewa)

SEMARANG, iNews.idJawa Tengah (Jateng) mengutamakan upaya persuasif dan sosialisasi terkait vaksinasi. Hal ini menyusul adanya aturan tentang sanksi jika ada yang enggan di vaksinasi.

Hal itu disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai rapat mingguan penanganan Covid-19 sekaligus rapat mingguan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual di kantor Pemprov Jateng, Senin (15/2/2021). Menurutnya, jika ada warganya yang enggan divaksin maka pilihannya adalah ditunda.

"Ya karena keluar aturan tentang sanksi, saya tidak mau ada perdebatan soal ini, jadi yang belum setuju bisa kita arahkan kita tarik ke belakang saja (ditunda)," kata Ganjar.

Ia mengatakan, jika ada yang enggan bahkan menolak divaksin hal itu karena mereka butuh diyakinkan dan butuh diberi data. "Yang belum setuju mungkin butuh diedukasi, butuh tau, butuh dikasih data, butuh yakin," kata Ganjar.

Sehingga, kata dia, penundaan pemberian vaksin juga dibarengi dengan sosialisasi. Dengan harapan, kata Ganjar, mereka akan yakin dan di akhir tahun nanti bisa mendapat vaksin sesuai target Presiden Joko Widodo.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: