Kakek di Kebumen Perkosa Cucu Sejak 2017, Keluarga Ucapkan Syukur saat Pelaku Ditangkap

Nani Suherni ยท Jumat, 11 September 2020 - 12:31 WIB
Kakek di Kebumen Perkosa Cucu Sejak 2017, Keluarga Ucapkan Syukur saat Pelaku Ditangkap
Gelar perkara kakek inisial MI (55) warga Kecamatan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) perkosa cucunya yang masih di bawah umur, di Mapolres Kebumen (Foto: Dok Humas Polda Jateng)

KEBUMEN, iNews.id - Setan apa yang merasuki kakek inisial MI (55) warga Kecamatan Sempor, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) hingga memperkosa cucunya yang masih di bawah umur. Korban bahkan sudah mendapatkan kekerasan seksual dengan cara disetubuhi kakeknya sejak usianya 12 tahun atau tepatnya sejak tahun 2017.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, korban selalu mendapatkan ancaman jika tidak menuruti sang kakek. Aksi bejat tersebut terbongkar setelah korban bercerita ke ibunya.

“Peristiwa ini terbongkar setelah korban berani menceritakan kepada ibunya,” kata AKBP Rudy, dalam keterangnya dilansir website resmi Polda Jateng, Jumat (11/9/2020).

Pada bulan Desember 2019, korban memaksa ibunya agar pulang ke Sempor. Akhirnya pada bulan April 2020 ibunya pulang ke Sempor. Sesampainya di rumah, korban selalu membuntuti ibunya kemana pergi. Ini yang membuat ibunya curiga.

Saat ditanya ibunya, korban akhirnya menceritakan semuanya. Bak disambar petir di siang bolong, perasaan ibunya hancur seketika pada saat itu.

Bunga sejak kecil hidup bersama kakek dan neneknya di Sempor. Sedang ibunya, merantau di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Korban yang masih kecil tak berani melawan ajakan kakek. Bahkan seringkali kakek mengancam akan membunuhnya jika dia bercerita kepada seseorang tentang tindakan asusilanya.

Suatu ketika, neneknya pernah memergoki suaminya memegang bagian tubuh sensitif korban, namun tidak berani melerai. Tersangka dikenal pribadi yang galak, jadi nenek memilih diam.

Setelah mendengar cerita anaknya, ibunya sempat takut melaporkan ke Polsek karena galaknya tersangka. Namun pada akhirnya, ibunya berani melaporkan ke Polsek pada bulan September ini dengan dukungan keluarga.

“Setelah ibunya datang ke Polsek Sempor, melaporkan peristiwa itu, kami datang ke rumah tersangka dan melakukan penangkapan,” ujar Rudy.

Tersangka ditangkap pada hari Rabu (2/9/2020). Respons keluarga saat tersangka MI ditangkap polisi bukannya sedih, justru bersyukur dan berterima kasih kepada Polres Kebumen. Keluarga berharap, sang kakek bisa bertaubat setelah menjalani hukuman.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) jo Pasal 76D UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni