Keakraban Anak-anak Lintas Agama Belajar Toleransi di Vihara Tanah Putih Semarang

Ahmad Antoni ยท Minggu, 13 November 2022 - 20:15:00 WIB
Keakraban Anak-anak Lintas Agama Belajar Toleransi di Vihara Tanah Putih Semarang
Suasana akrab dan penuh toleransi terekam dalam kegiatan program anak Semarang damai (Semai) di Viraha Tanah Putih, Semarang, Minggu (13/11/2022). (iNews.id)

SEMARANG, iNews.id – Suasana akrab dan penuh toleransi terekam dalam kegiatan program anak Semarang damai (Semai) di Viraha Tanah Putih, Kota Semarang, Minggu (13/11/2022). Semai diikuti puluhan anak dari latar belakang Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Konghucu, hingga penghayat kepercayaan.

Semai adalah program yang digagas khusus untuk anak usia SD yang sudah memasuki masa pra-remaja. Di tahun 2018 dan 2019, Semai sudah pernah dilaksanakan di Klenteng Tay Kak Sie dan Pura Agung Giri Natha. Kegiatan ini sempat terhenti selama masa pandemi Covi-19.

Dalam kegiatan ini mereka berinteraksi dengan sesama anak dari latar belakang beragam, di sisi lain mereka belajar memahami dan menghargai tradisi religius tempat ibadah yang mereka kunjungi. Mereka juga melakukan pentas kolaborasi perjalanan hidup Sang Buddha. 

Anak-anak juga berlatih secara spontan di tempat dan langsung memainkan empat babak fragmen, mulai dari kelahiran Pangeran Sidharta, kegelisahan yang membuatnya meninggalkan istana, pergulatannya sampai mencapai Penerangan Sempurna, dan prosesnya menyebarkan agama Buddha hingga wafat (parinibbana).

Setelah itu, anak-anak berkeliling vihara untuk melakukan pengamatan terhadap simbol-simbol religius agama Buddha dan memahami maknanya. Pengamatan dilanjutkan ke dalam ruang ibadah di vihara, yakni Dhammasala.

“Syukurlah akhirnya Semai kembali bisa terlaksana tahun ini, dan bertepatan juga dengan momen Hari Pahlawan. Kita doakan anak-anak ini nantinya menjadi para penabur benih perdamaian dan cinta kasih,” kata Ketua IKHRAR Rayon Semarang Br Heri Irianto FIC. 

“Jangan remehkan anak-anak yang masih kecil ini. Mereka kelak akan tumbuh jadi pemimpin-pemimpin masyarakat. Itu sebabnya dari sekarang mari kita beri mereka bekal wawasan dan pengalaman hidup berdampingan dalam keberagaman,” katanya.  

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: