Kena Razia, Kuli Panggul: Dibilangin Pak Ganjar, Kalau Tak Pakai Masker Dihukum Lari

Ahmad Antoni ยท Rabu, 16 September 2020 - 15:50 WIB
Kena Razia, Kuli Panggul: Dibilangin Pak Ganjar, Kalau Tak Pakai Masker Dihukum Lari
Gubernur Ganjar Pranowo memantau langsung pelaksanaan operasi bersama penegakan protokol kesehatan di Semarang. (Foto : Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Tiga pasar tradisional di Kota Semarang yakni Pasar Johar Baru, Pasar Karangayu dan Pasar Sampangan menjadi sasaran operasi penegakan protokol kesehatan (prokes), Rabu (16/9/2020). Puluhan pelanggar dijaring dan dihukum di tempat.

Hukumannya yang mereka terima antara lain push up, membersihkan sampah, dan menyanyi lagu kebangsaan. Mereka juga diberi peringatan dengan mengisi pernyataan tertulis dan kartu tanda penduduk (KTP) nya disita seminggu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun turut memantau pelaksanaan operasi di Pasar Johar dan Pasar Karangayu. Dia juga menyaksikan para pelanggar protokol menjalani rapid test setelah dihukum.

Salah satunya Agus Setyawan (31) yang terjaring operasi di Pasar Johar. Dia mengaku malu tertangkap basah tidak bermasker.

“Malu rasanya. Ya nanti pakai (masker) terus. Apalagi tadi dibilangin pak Ganjar, kalau tidak pakai masker lagi, dihukum lari keliling pasar selama 10 kali," kata Agus yang berprofesi kuli panggul ini.

Ganjar menyebut Kota Semarang menjadi perhatian karena memiliki tingkat penularan Covid-19 tertinggi di Jawa Tengah. Dia pun meminta agar warga mematuhi protokol kesehatan.

“Para pelanggar yang terjaring tidak hanya diberikan hukuman sosial, tapi juga langsung dirapid. Tadi di Pasar Karangayu, ada 17 pelanggar yang dirapid dan hasilnya non reaktif semuanya," ucapnya.

Selain pasar, dia berharap operasi bersama ini terus dilakukan di sejumlah titik keramaian di Kota Semarang. Ganjar menitipkan agar warung makan juga menjadi sasaran, mengingat warung saat ini menjadi salah satu klaster di Kota Semarang.


Editor : Nani Suherni