get app
inews
Aa Text
Read Next : Brutal di Liga 4! Pemain Persikaba Dilarikan ke RS usai Kena Tendangan Kungfu Kiper PSIR

Kiper PSIR Rembang Dihukum Seumur Hidup usai Tendangan Horor ke Pemain Persikaba

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:42:00 WIB
Kiper PSIR Rembang Dihukum Seumur Hidup usai Tendangan Horor ke Pemain Persikaba
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menendang dada pemain Persikaba Blora Rizal Dimas Agesta, pada Liga 4 di Stadion Krida, Rabu (21/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar)

SEMARANG, iNews.idKiper PSIR Rembang, Raihan Aby Valent Ramdhan Alfarig dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah. 

Keputusan tegas ini diambil dalam sidang Komdis PSSI Jateng pada Kamis (22/1/2026) siang, menyusul viralnya video tendangan horor sang kiper ke pemain Persikaba Blora di Stadion Krida, Rembang dalam lanjutan Liga 4 Indonesia.

"Langkah tegas ini diambil untuk menciptakan sepak bola yang aman, nyaman, dan fair play. Kami harap ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pemain agar kejadian serupa tidak terulang," kata Ketua Komdis PSSI Jateng, Samuel Evan Haryono.

Berdasarkan Surat Putusan No. 52/KD.L4/PSSI.JTG/I/2026, kata Samuel, Raihan terbukti melakukan Violent Conduct atau tingkah laku buruk yang sangat berbahaya. Dalam laga terakhir babak penyisihan tersebut, Raihan dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga menghantam pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Avesta.

Komdis menilai tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan ada unsur kesengajaan untuk mencederai lawan yang dapat mengancam keselamatan nyawa pemain.

Merujuk pada Pasal 48, 49, 10, dan 19 Kode Disiplin 2025, Komdis PSSI Jateng menetapkan dua sanksi utama bagi Raihan yakni, tidak boleh terlibat dalam kegiatan sepak bola di bawah naungan PSSI dalam tingkatan apa pun seumur hidup. Selain itu, denda sebesar Rp5.000.000.

Tak hanya sang pemain, perangkat pertandingan yang memimpin laga tersebut juga tak luput dari sanksi. Wasit yang bertugas dinilai underperform karena gagal mengendalikan pertandingan dengan baik.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut