Kisah Pangeran Sambernyawa, Ketajaman Batin dan Kesaktiannya Ditakuti Tentara Belanda

Bramantyo ยท Senin, 04 Juli 2022 - 10:13:00 WIB
Kisah Pangeran Sambernyawa, Ketajaman Batin dan Kesaktiannya Ditakuti Tentara Belanda
ujuh mata air di lereng Gunung Lawu yang dikenal dengan nama Sapto Tirto Pablengan ini dahulunya tempat Pangeran Sambernyawa menggembleng pasukannya. (Bramantyo)

SOLO, iNews.id - Pangeran Sambernyawa memiliki kepandaian dan kesaktian yang ditakuti musuh-musuhnya. Sebagai salah satu keturunan bangsawan dari Keraton Kartasura, sejak usia belia Pangeran Sambernyawa sudah digembleng dengan beragam ilmu kanuragan.

Raden Mas Said lahir di Keraton Kartasura pada7 April 1725, putra dari Pangeran Mangkunegara Kendang (putra sulung Amangkurat IV) dan R Ay Wulan, puteri Pangeran Blitar. Sedangkan kakeknya adalah Sinuwun Amangkurat IV.

Nama R.M Sahid sendiri merupakan pemberian dari neneknya sebelum wafat, yang artinya bahwa Sri Sunan masih bisa 'menangi' (melihat) kelahiran cucunya sebelum wafat.

Sejak usia remaja RM Said adalah sosok yang tangguh, kuat dan memiliki bakat berperang. Sebab itulah ketika usianya menginjak 15 tahun sudah diangkat menjadi mantri oleh PB II dan diberi anugerah gelar Pangeran Suryokusumo.

Saat terjadi pemberontakan kaum pedagang Cina di Keraton Kartasura yang lebih dikenal dengan 'geger pecinan' Raden Mas Said berhasil menumpasnya.

Pangeran Sambernyawa memiliki ketajaman batin yang sangat tinggi. Sering tirakat dan juga lelaku untuk mendapatkan ilmu kesaktian. Kesaktiannya banyak ditakuti oleh musuh-musuhnya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: