Kisah Wanita Tinggal Sendirian di Jalur Maut dan Angker Perbatasan Rembang-Blora

Musyafa ยท Kamis, 08 April 2021 - 12:43:00 WIB
Kisah Wanita Tinggal Sendirian di Jalur Maut dan Angker Perbatasan Rembang-Blora
Sri Haryati tinggal sendirian di perbatasan Kabupaten Rembang dan Blora. (iNews/Musyafa)

REMBANG, iNews.id – Jalan dari Desa Mantingan, Kecamatan Bulu ke arah selatan sampai perbatasan Kabupaten Rembang dan Blora, diapit hutan belantara. Namun siapa sangka, ada rumah di pinggir jalan yang dekat tikungan tajam.

Lokasi itu tepatnya berada di sebelah utara gapura perbatasan. Tikungan ini dikenal sebagai jalur maut, karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa.

Tapi siapa sangka rumah satu-satunya dekat tikungan tersebut ternyata dihuni seorang wanita. Dia adalah Sri Haryati (68). Secara administratif, rumah berdiri di turut tanah Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Namun jaraknya dengan Desa Kadiwono lumayan jauh sekitar 2 kilometer.

Saat wartawan ini datang kali pertama, Sri Haryati menyambut dengan ramah. Bahkan sering tertawa lepas, karena wanita yang mempunyai 6 anak ini merupakan sosok humoris.

Dia mengisahkan bahwa tanah yang ditempati dulu milik kakek neneknya. Singkat cerita tanah dijual kepada orang lain, warga Kabupaten Blora. Pemilik tanah kemudian membangun sebuah rumah, untuk tempat tinggal penjaga tandon air di sebelah rumah. Banyak yang tidak berani menempati.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3