Kronologi Bocah 7 Tahun Dibunuh Orang Tua di Temanggung, Dimasukkan ke Bak Mandi

Antara ยท Rabu, 19 Mei 2021 - 20:27:00 WIB
Kronologi Bocah 7 Tahun Dibunuh Orang Tua di Temanggung, Dimasukkan ke Bak Mandi
Polisi menunjukkan barang bukti beserta empat tersangka berinisial S (65), SW (45), H (56) dan B (35) saat gelar perkara kasus penganiayaan anak di bawah umur di Markas Polres Temanggung, Jateng, Rabu (19/5/2021). (Foto: Antara)

TEMANGGUNG, iNews.idKasus pembunuhan bocah tujuh tahun berinisial ALH oleh kedua orang tuanya dibantu dukun menggegerkan warga Paponan, Kabupaten Temanggung. Mereka tidak menyangka bocah lucu itu tewas dianiaya orang tuanya.

Tragisnya lagi, mayat bocah nahas tersebut disimpan dalam kamar selama empat bulan sebelum akhirnya diketahui kakek korban.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Setyo Hermawan mengungkapkan, berdasarkan pengakuan para pelaku, kejadian tersebut berlangsung pada awal bulan Januari 2021. 

Korban ALH dimasukkan kepalanya ke dalam bak mandi yang berisi air oleh para pelaku hingga tidak sadarkan diri dan meninggal dunia. 

“Selama kurun waktu dari waktu kejadian sampai ditemukan kemarin, mayat korban dirawat oleh ibu korban sehingga sudah mengalami proses mumifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Mapolres Temanggung, Rabu (19/5/2021).

Dia mengatakan, keempat pelaku sudah ditetapkan tersangka  yakni, ayah kandung korban berinisial M (43), ibu kandung korban S (39), dukun H (56), dan asisten dukun B (43).

Dia menuturkan kronologi kejadian pada Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 23.30 WIB telah ditemukan mayat anak di bawah umur di rumah M (Marsidi) di Dusun Paponan, Desa Bejen, Kabupaten Temanggung.

Hal itu bermula pada saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, keluarga dari pihak ibu korban menanyakan keberadaan korban kepada orang tua korban di mana ALH sudah sekitar 4 bulan tidak pernah kelihatan.

Orang tua korban menjawab bahwa korban sedang berada di rumah kakeknya. Kemudian informasi tersebut dikonfirmasi ke rumah kakek korban dan korban tidak berhasil ditemui. Atas kejanggalan informasi tersebut, pihak keluarga dari ibu korban tersebut kembali menanyakan kepada ayah korban dan diberikan informasi bahwa korban sedang berada di kamar.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2