Lereng Gunung Slamet, Saksi Dahsyatnya Pertempuran TNI dengan Tentara Belanda di Banyumas

iNews.id · Selasa, 17 Agustus 2021 - 06:40:00 WIB
 Lereng Gunung Slamet, Saksi Dahsyatnya Pertempuran TNI dengan Tentara Belanda di Banyumas
Monumen Prompong dibangun sekitar tahun 1979 untuk mengenang pertempuran yang terjadi di Dusun Prompong antara pasukan RI dengan Belanda. (Foto: iNews.id).

Hingga pada 7 Agustus 1947 hari Kamis malam, Kompi Koesworo menyerang Kota Purwokerto yang dikuasai Belanda dengan membawa satu regu mortir yang dikawal oleh pasukan pelajar IMAM.  Pasukan lainnya tetap tinggal di Prompong mengadakan penjagaan yang ketat termasuk pasukan Hizbillah dari Tegal yang dipimpin Asikin. 

Pasukan Pelajar IMAM sendiri merupakan realisasi dari gagasan pemuda Soeparto, seorang pelajar kelas 3 SMP yang mengumpulkan kawan-kawannya yang bersimpati dengan perjuangan untuk membentuk satu pasukan pelajar bersenjata bersama BKR untuk mempertahankan kemerdekaan.

Pada hari Jumat 8 Agustus 1945 sekitar pukul 07.00 WIB, terjadi pertempuran sengit, antara pasukan pelajar IMAM dengan Belanda. Penyergapan oleh Belanda secara tiba-tiba tersebut mengejutkan pasukan pelajar IMAM yang dipimpin oleh Mochammad Besar.

Pesawat pengintai (capung) dan satuan -satuan lapis baja menyerang Dusun Prompong dari arah selatan. Satu kolone menyusuri sungai kecil sebelah timur desa dan kolone lainnya masuk melalui kebun jagung dan jalan desa dengan cara menyelinap tanpa sekalipun mengeluarkan suara tembakan sebelum menyerang. 

Tentara Belanda yang masuk membuka serangan masuk desa, sehingga terjadilah tembak-menembak yang sangat sengit dalam satu desa. Mereka harus menghadapi kondisi dan situasi yang begitu mendadak. Keadaan menjadi kalut dan kacau, karena tembakan datang dari depan dan belakang. 

Terjadilah pertempuran jarak dekat ditengah ladang jagung milik penduduk. Peluru-peluru mortir musuh maupun dari tentara sendiri berjatuhan di tengah-tengah pasukan yang sedang baku tembak.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: