get app
inews
Aa Text
Read Next : Penuh Haru, Ribuan Warga Solo Lepas Kepergian Jenazah Sinuhun PB XIII ke Imogiri

Limasan House Antar Desainer Interior Asal Solo Sabet Penghargaan Good Design Award

Selasa, 20 September 2022 - 15:28:00 WIB
Limasan House Antar Desainer Interior Asal Solo Sabet Penghargaan Good Design Award
Desain interior Limasan House karya desainer interior asal Kota Solo, Lorca Langit Biru yang menyabet penghargaan Good Design Award kategori Architectural Design–Interior Design tahun 2022. Foto: Ist.

SOLO, iNews.id - Desainer Interior asal Kota Solo, Lorca Langit Biru sukses menyabet penghargaan Good Design Award untuk kategori Architectural Design–Interior Design tahun 2022. Prestasi internasional diraih setelah mengikutsertakan karya desain interiornya yang diberi judul Limasan House. 

Lorca Langit Biru yang berasal dari Kelurahan Karangasem, Kota Solo, sebelumnya juga pernah mendapat penghargaan Good Design Award pada tahun 2020 dengan kategori Product Design, Furniture & Lighting untuk karyanya yang berjudul Store+.

Sedangkan tahun ini, ia mengikutsertakan karya desain interior Limasan House. Karya desain interior direalisasikan dalam wujud bangunan rumah limasan di kawasan Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. 

Dalam karyanya kali ini, Lorca memadukan nuansa rumah tradisional Jawa, Limasan dengan desain interior bernuansa modern. Karya desain interiornya kali ini, berangkat dari keresahan yang dirasakan saat melihat banyaknya rumah tradisional Jawa yang tidak digarap dengan baik dari segi desain interiornya.

“Banyak pemilik rumah tradisional Jawa yang bingung menata rumahnya agar relevan dengan kebutuhan hidup modern. Karena kurangnya referensi penataan rumah dengan perpaduan tradisi dan modern, banyak pemilik rumah lebih memilih merobohkan bangunan aslinya dan membangun ulang rumah dengan desain modern,” kata Lorca Langit Biru, Selasa (20/9/2022).

Pria kelahiran Januari 1991 ini berharap karyanya bisa menjadi referensi penataan desain interior rumah tradisional Jawa yang masih mempertahankan nuansa tradisional dengan penyesuaian di interior agar relevan dengan kebutuhan kehidupan modern.  

Sebagai contoh, ia mendesain ulang jendela dalam rumah Jawa dari bentuknya yang kecil menjadi jendela kaca dengan ukuran yang cukup besar agar bisa memberi pencahayaan ruang yang lebih baik di bagian belakang rumah. 

“Rumah tradisional Jawa, tidak jarang terlihat gelap, singup, bahkan terkesan angker. Sebenarnya hanya karena kurangnya pencahayaan saja, dengan sedikit penyesuaian di bagian jendela rumah, nuansa angker itu bisa dihilangkan, ruangan jadi terasa lebih terang, lebih lega dan nyaman,” ujar Lorca. 

Ia berharap, makin banyak pemilik rumah tradisional Jawa yang mau mempertahankan bentuk asli rumahnya. Harapannya sebagai upaya pelestarian tradisi asli Jawa, tanpa harus kehilangan kenyamanan dan fungsi dari rumahnya.

Dalam karya desain interiornya ini, lulusan Curtin University, Perth, Australia itu masih mempertahankan fasade bangunan rumah limasan sesuai aslinya. Gradasi nuansa ruangan dari tradisi ke modern sudah mulai terasa di teras rumah. 

Lorca menata dan memadukan furniture tradisional dengan desain furniture modern di bagian depan rumah. Area depan rumah yang sangat luas bisa digunakan sebagai ruang untuk bersantai, berkumpul dan bersosialisasi dengan kerabat, hingga menerima tamu.

Ketika masuk ke dalam ruangan belakang rumah, nuansa rumah sudah berubah menjadi rumah modern. Untuk memunculkan kesan clean dan minimalis di ruang bagian belakang, Lorca membuat sekat ruangan yang menutupi tiang dan kolom bangunan, serta membuat jendela kaca yang lebar di dinding ruangannya. Lorca kemudian melengkapi ruangan ini dengan sofa dan set meja kursi yang bernuansa modern, untuk menambah kenyamanan ruangan.

“Jadi kalau kita melihat dari luar, rumahnya nampak seperti rumah limasan pada umumnya. Namun ketika kita masuk, gradasi nuansa tradisi dan modern mulai terasa di bagian depan rumah. Saat kita masuk ke bagian dalam nuansanya berubah menjadi rumah yang minimalis, relevan dengan kehidupan modern dan menjaga privasi dari pemilik rumah,” tuturnya. 

Perlu diketahui, Good Design Award merupakan kompetisi tertua dan prestisius di dunia yang sudah digelar sejak 1958. Kompetisi Good Design Award merupakan puncak penghargaan bagi para desainer interior yang diakui World Design Organization (WDO). Kompetisi untuk mengadu kreativitas desainer interior dari berbagai negara dengan membuat desain produk interior yang inovatif.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut