Merapi Berpotensi Luncurkan Awan Panas usai Erupsi, BNPB Imbau Warga Waspada

Okezone, Muhamad Rizky ยท Jumat, 06 Maret 2020 - 09:39 WIB
Merapi Berpotensi Luncurkan Awan Panas usai Erupsi, BNPB Imbau Warga Waspada
Tangkapan layar erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan rekomendasi pascaerupsi Gunung Merapi pada Selasa 3 Maret 2020 lalu. Salah satunya luncuran awan panas.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Agus Wibowo mengimbau, radius 3 kilometer (Km) dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas kegiatan. Masyarakat harus mengantisipasi bahaya abu vulkanis dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif.

"Potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanis dari letusan eksplosif," kata Agus, Jumat (6/3/2020).

"Masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," ucapnya.

Menurut Agus, erupsi Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang biasa. Karena itu masyarakat tetap tenang namun, tidak menurunkan kewaspadaan.

BNPB belum mengharuskan tindakan evakuasi bagi masyarakat lantaran status gunung tersebut masih waspada. Mereka juga masih terus memantau laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

"Belum (harus upaya evakuasi), itu hanya fenomena alam saja, kalau sudah naik status ke level lebih tinggi baru siap-siap lakukan yang seharusnya dilakukan," ujar Agus.


Editor : Nani Suherni