get app
inews
Aa Text
Read Next : Dramatis Evakuasi Sopir Mobil Terseret Banjir hingga Masuk Sungai di Semarang

Napiter Asal Semarang Bebas dari Lapas, Pulang Diantar Densus, Tiba Disambut Tangis Keluarga

Rabu, 09 Agustus 2023 - 14:54:00 WIB
Napiter Asal Semarang Bebas dari Lapas, Pulang Diantar Densus, Tiba Disambut Tangis Keluarga
Andi Wibowo (baju cokelat, celana panjang hitam) sampai di kompleks rumahnya, Pudakpayung, Kota Semarang, Rabu (9/8). Dia baru saja bebas dari Lapas Kendal karena kasus terorisme. (Eka Setiawan)

Di teras masjid itu, tampak ada sejumlah makanan kecil, buah-buahan dan minuman yang disajikan. Beberapa tikar digelar. Semuanya makan bersama sambil mengobrol.

Andi mengaku bersyukur bisa kembali berkumpul dengan keluarga besarnya dan warganya yang menerima kepulangannya dengan baik. Dia meminta maaf jika apa yang dulu dilakukannya sehingga terjerat pidana terorisme mencoreng nama baik warga kampungnya.

“Semoga ini menjadi yang terakhir buat saya atau mungkin juga jadi pelajaran buat warga. Saya harapkan nantinya warga bisa membimbing saya, mengarahkan saya, menerima kembali. 

Sebelumnya mungkin saya agak tertutup tolong saya dikasih wejangan supaya jangan tertutup, apa yang jenengan tidak senang dari saya, ditegur,” bebernya.

Dia mengakui, pada masa lalunya memang kurang berinteraksi dengan warga karena lebih sering berkumpul dengan teman-teman jaringan lamanya. “Yang kebetulan teman-teman itu terlibat kasus terorisme. Mohon maaf kepada keluarga, kakak-kakak saya, adik-adik saya, saya ingin membuka lembaran baru,” cerita Andi.

Andi Wibowo ditangkap karena keterlibatannya di kelompok Jamaah Anshor Daulah (JAD) lewat media sosial. Dia menyebarkan ajaran-ajaran kebencian bersama kelompoknya dulu. Akibat perbuatannya itu dia ditangkap dan dihukum 3 tahun penjara. 

Kebebasannya hari ini sesuai Surat Lepas Lapas Kendal nomor surat: W13.PAS7.PK.05.12/29 ditandatangani Plt. Kalapas Kendal A. Wisnu Saputro tertanggal 9 Agustus 2023.

Ketua RW 6 di lingkungan rumah Andi Wibowo, Titih Santoro, tampak akrab duduk bersebelahan dengannya. “Tentunya kami menerima Mas Andi sebagai warga saya lagi. Terimakasih kepada bapak-bapak semua merawat warga saya di sana. Lha iki lemu kok (lha ini gemuk kok). Mudah-mudahan ke depannya jadi lebih baik,” ujar Titih Santoro. 

Editor: Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut