Oknum Dokter RSUD di Pekalongan Diduga Aniaya Calon Dokter, Begini Kronologinya

Suryono Sukarno ยท Senin, 20 September 2021 - 11:23:00 WIB
Oknum Dokter RSUD di Pekalongan Diduga Aniaya Calon Dokter, Begini Kronologinya
Jajaran manajemen RSUD Bendan Pekalongan saat menggelar konferensi pers terkait dugaan penganiayaan oknum dokter spesialis terhadap dokter residen. (iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id  - Kasus dugaan kekerasan terjadi di RSUD Bendan Pekalongan. Dugaan kekerasan dilakukan oknum dokter SpOg kepada dokter residen Fakultas Kedokteran Undip yang tengah melakukan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). 

Kekerasan berupa pemukulan dan perundungan, yang terjadi pada Senin (13/9) lalu. Dari sebuah milis yang tersebar di aplikasi WhatsApp berisikan kronologi pemukulan yang ditulis sendiri oleh korban, berinisial J-S. 

Dari tulisan tersebut, korban membeberkan kronologi kejadian pemukulan yang dilakukan oknum dokter bedah tersebut kepadanya. Akibat kejadian tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Undip langsung berkirim surat dan menarik semua dokter residen dari RSUD Bendan per tanggal 15 September dan menghentikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan akan ditinjau kembali.

Menanggapi hal ini, manajemen RSUD Bendan pada Senin (20/9/2021) pagi menggelar konferensi pers terkait permasalahan tersebut.  Dokter Junaedi Wibawa selaku Direktur RSUD Bendan Pekalongan mengakui memang terjadi pelanggaran etika dan disiplin atas salah satu tenaga spesialisnya. 

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: