Pemkab Magelang Buka Sayembara Desain Masjid Agung Jateng

Nani Suherni ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 11:59 WIB
Pemkab Magelang Buka Sayembara Desain Masjid Agung Jateng
Denah lokasi Majid Agung Jateng di Magelang (Foto: Dokumen DPU Bina Marga dan Cipta Karya)

MAGELANG, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tangah (Jateng) menggelar Sayembara Desain Pembangunan Masjid Agung Jateng. Periode pendaftaran sayembara ini berlangsung dari tanggal 10 Februari – 25 Maret 2020, sedangkan batas akhir pengiriman karya maksimal pada tanggal 31 Maret 2020 pukul 15.00 WIB.

Ide pembangunan Masjid Agung Jateng di Magelang ini berawal dari salah satu misi yaitu membangun masyarakat Jateng yang religius, toleran dan guyup untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lokasi Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah direncanakan berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sawitan,
Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, yaitu berada di sisi selatan kompleks Pemkab Magelang. Tepatnya di jalur persimpangan jalan raya Magelang-Borobudur-Kalinegoro.

Kecamatan Mungkid dijadikan sebagai pusat pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Magelang serta pusat pemerintahan, sehingga banyak masyarakat yang datang ke daerah tersebut.

Masjid ini diharapkan mampu memadukan ciri arsitektur yang Islami dengan nilai–nilai kearifan lokal Jawa.

Bagi yang berminat, hasil karya desain sayembara berupa konsep dan gambar desain meliputi konsep, siteplan, denah, tampak dari empat sisi, potongan, 3D eksterior Masjid Agung. Kebutuhan animasi disyaratkan untuk peserta yang masuk pada nominasi enam besar.

Sifat sayembara ini terbuka/nasional untuk arsitek baik perorangan, kelompok, maupun badan usaha. Peserta kelompok atau badan usaha setidaknya terdiri dari ketua atau seluruh anggotanya adalah anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Sayembara ini berlangsung dalam dua tahap. Pemenang sayembara akan dilibatkan dalam tahap lanjutan proses pembangunan Masjid Agung Jateng di Magelang, bekerja sama dengan Penyedia Jasa Konsultansi Perencanaan untuk mengembangkan hasil konsep menjadi dokumen teknis.

Bagi pemenang pertama mereka akan mendapat uang Rp75 juta, juara dua Rp50 juta dan juara tiga mengantongi uang Rp25 juta.


Editor : Nani Suherni