Pengunjung Mal di Solo Tak Pakai Masker Dilarang Masuk

Agregasi Solopos ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 13:00 WIB
Pengunjung Mal di Solo Tak Pakai Masker Dilarang Masuk
Pengunjung mal dicek suhu dan diminta pakai antispektik. (Foto: iNews/Bambang Iriawan).

SOLO, iNews.id - Pengelola mal di Soloraya bersikap tegas jika ada pengunjung mal yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. The Park Mall Solo Baru misalnya, mencatat ada seratusan pengunjung yang terpaksa diminta pulang atau balik kanan karena tak pakai masker.

Public Relations The Park Mall, Christina Tri Mawarti, mengatakan manajemen mal di Soloraya tersebut mengetatkan prosedur masuk mal bagi pengunjung. Mulai dari cek suhu tubuh, pakai hand sanitizer, dan menerapkan pembatasan jarak.

“Untuk setiap tenant, kami ada proptap kesehatan. Pengunjung maupun karyawan mal wajib pakai masker. Masker kami sediakan untuk dibeli bagi mereka yang tidak memakainya. Kalau dihitung, kurang lebih ada sebanyak seratusan pengunjung yang masih ngeyel enggak mau pakai masker. Kalau tidak mau ya kami minta dia balik kanan,” kayanya, Senin (18/5/2020).

Marcomm Hartono Mall Solo Baru, Sukoharjo Elfizia Carina, mengatakan sejumlah prosedur pencegahan persebaran corona sudah diterapkan di mal di Soloraya itu sejak dua bulan lalu. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer, hingga penggunaan masker. Namun, sepekan terakhir seiring dengan jumlah pengunjung mal yang semakin banyak, membuat manajemen meningkatkan pengawasan.

“Kami wajibkan pemakaian masker. Kalau mereka tidak pakai kami minta membeli masker yang sudah disediakan di customer service. Upaya ini kami lakukan agar pengunjung bisa masuk mal, tapi tetap disiplin mematuhi aturan-aturan,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Fia ini menjelaskan pihaknya juga mewajibkan pengunjung mal di Soloraya tersebut untuk menyediakan hand sanitizer. Selain itu, dia juga memastikan pengunjung menerapkan kebijakan pembatasan jarak khususnya saat melakukan pembayaran di kasir.

Pengunjung sudah banyak yang melakukan jaga jarak dengan menempel stiker berwarna sebagai batas aman antarpelanggan di area pembayaran. Namun demikian, pada praktiknya masih banyak customer yang mengabaikan. Tak bisa dimungkiri, momen Lebaran yang didukung dengan adanya diskon dan promo berbagai produk menarik konsumen berbelanja.

"Kami lihat lagi trafficknya. Kalau sekarang ini ramai karena berbarengan dengan mau Lebaran," ucapnya.

Public Relations Solo Grand Mall (SGM) Ni Wayan Ratrina menambahkan, upaya pengetatan masuk mal juga diterapkan di mal di Soloraya itu lantaran melihat pengunjung yang mulai kembali normal sepekan terakhir.

Selain itu, mal juga menerapkan physical distancing di beberapa lokasi untuk menanggulangi wabah Covid-19. Upaya yang dimaksud adalah menempelkan stiker untuk memberi jarak bagi para pengunjung. Tak ketinggalan pengunjung wajib pakai masker.

“Lokasi-lokasi yang ditempeli stiker ini bagi pengunjung seperti di kasir. Kami juga memberi jarak sepanjang dua meter antara meja satu dengan lainnya di food court SGM,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Seratusan Pengunjung Mal Di Soloraya Ngeyel Tak Pakai Masker, Pilih Beli Masker Atau Pulang!"


Editor : Nani Suherni