Polisi Bubarkan Antrean JHT BPJS Hingga Dini Hari di Semarang

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 19:30 WIB
Polisi Bubarkan Antrean JHT BPJS Hingga Dini Hari di Semarang
Tim Elang Polrestabes Semarang mengamankan delapan pemuda yang sedang mabuk ciu di pertigaan jalan. (Foto: SINDOnews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Tim Elang Polrestabes membubarkan antrean pengambilan nomor pencairana dana jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Brigjen Soediarto Kota Semarang, Selasa (16/6/2020) dini hari.

Tindakan tegas itu dilakukan Tim Elang saat melakukan patroli yang rutin dilakukan setiap malam hingga pagi dini hari dalam rangka mencegah tindakan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor.

Ketua Tim Elang Polrestabes Semarang, Ipda Puas Cahyadi mengatakan, keterangan sekuriti, pihak BPJS Ketenagakerjaan menyediakan pendaftaran online dengan kuota konsumen sebanyak 120 orang dan reguler 75 orang.

“Namun kita sarankan agar mekanisme antrean yang reguler ditentukan batas waktunya pengambilan nomor antrian dengan kuota sejumlah 75 orang yaitu terakhir pada pukul 03.00 WIB sehingga tidak menimbulkan penumpukan antrean,” ujarnya.

Setelah mendapatkan penjelasan, kerumunan antrean para peserta BPJS ketenagakerjaan langsung mambubarkan diri.

Tim Elang Polrestabes Semarang juga mengamankan delapan pemuda yang sedang mabuk minuman keras (miras) di kawasan traffic light pertigaan jalan Brigjen Soediarto,. Para pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Pedurungan untuk diperiksa lebih lanjut.

Ipda Puas Cahyadi mengatakan, kedelapan pemuda itu diamankan saat timnya menggelar patrol untuk mendisiplinkan warga Kota Semarang di tengah pandemi Covid-19.

Saat melakukan patrol, tim mendapati gerombolan pemuda yang nongkrong di kawasan traffic light pertigaan Jalan Brigjen Soediarto, Semarang.

Saat didatangi, mereka berusaha kabur namun dengan sigap belasan personil Tim Elang berhasil mengamankan 8 orang. “Dalam pemeriksaan, mereka mengaku telah minum minuman keras (miras)  jenis ciu,” ungkap   Ipda Puas Cahyadi.


Editor : Kastolani Marzuki