PPDB Hari Kedua di Jateng Diwarnai Protes, DPRD: Tiap Tahun Kendalanya Sama

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 21:00:00 WIB
PPDB Hari Kedua di Jateng Diwarnai Protes, DPRD: Tiap Tahun Kendalanya Sama
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto. (Foto: SINDOnews)

SEMARANG, iNews.id – Hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK, diwarnai banyak protes dari orang tua calon siswa. Penyebabnya, website PPDB sulit diakses calon siswa baru maupun orang tua hingga gagal mendaftar di sekolah yang dituju.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengungkapkan, dari hasil pantauan dan komplain yang disampaikan sejumlah calon orangtua siswa, paling banyak kendala adalah mengakses website PPDB. Calon pendaftar kesulitan untuk membuka dan melakukan proses pendaftaran yang dilakukan secara online.

“Hal-hal seperti ini kan mestinya sudah diantisipasi. Setiap tahun selalu saja ada kendala yang sama. Cara mengantisipasinya tinggal melihat berapa jumlah siswa lulusan SMP di Jateng dan berapa jumlah kursi yang tersedia,” kata Yudi usai mengunjungi Posko Pengaduan PPDB di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Kamis (18/6/2020).

Komplain yang dia terima selanjutnya adalah persoalan persyaratan domisili yang ditunjukkan dengan kartu keluarga (KK).

Menurut dia, cukup banyak yang menyampaikan tak bisa meneruskan proses pendaftaran karena sistem menolak. Dengan alasan KK kurang dari setahun setelah pindah.

“Sudah saya kroscek ke dinas, ternyata data KK (siswa pindah domisili) belum di-update oleh Dukcapil. Makanya ditolak oleh sistemnya,” tandas Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng ini.

Karena itu, kata dia, DPRD meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serius menangani persoalan ini. Jangan sampai hal-hal administrasi dan  teknis membuat siswa dan orang tua kesulitan. Bahkan jangan sampai menghilangkan hak anak dalam memperoleh pendidikan yang layak.

Melihat data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, daya tampung SMA dan SMK di Jateng tahun 2020-2021 mencapai 208.215 siswa. Jumlah itu terdiri dari daya tampung SMA 111.547 siswa dan siswa SMK 96.668 siswa. Sementara itu, jumlah lulusan sekolah tingkat pertama (SMP, MTS dan SMP Terbuka) tahun 2020 mencapai 513.444 siswa.

Seperti diketahui, dalam proses PPDB SMA/SMK tahun ini, pendaftaran online 17-25 Juni 2020, evaluasi dan seleksi 26-29 Juni 2020. Pengumuman hasil 30 Juni 2020. Daftar ulang 1-8 Juli 2020 dan pendidikan tahun ajaran baru akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Editor : Kastolani Marzuki