Revitalisasi Lokananta di Solo Turut Sentuh Kualitas Karyawan
Dengan demikian, tenaga kerja yang dibutuhkan semakin banyak dan tidak perlu ada pengurangan. Mengingat Lokananta diproyeksikan sebagai creative and commercial hub berbasis musik, museum, studio rekaman modern, tempat pertunjukan musik, dan penjualan merchandise music, tentunya juga akan dilakukan pengembangan SDM.
Sebagaimana diketahui, Lokananta pertama kali didirikan Pemerintah RI pada 29 Oktober 1956 sebagai pusat perekaman siaran RRI dalam bentuk piringan hitam.
Perusahaan rekaman yang paling top pada zamannya ini, menyimpan arsip-arsip pidato kenegaraan Bung Karno dan kemudian berkembang menjadi studio rekaman di mana lagu-lagu daerah, gending karawitan, hingga keroncong direkam. Tak hanya musik dan lagu, Lokananta juga merekam audio seni pertunjukan, seperti dongeng, cerita rakyat, wayang, dan ketoprak.
Uniknya, Lokananta menyimpan arsip lagu Terang Bulan gubahan Saiful Bahri yang menjadi asal muasal lagu Negaraku yang kini menjadi lagu kebangsaan Malaysia. Pada tahun 2004, Lokananta resmi berada di bawah kendali Perum PNRI.
Editor: Ary Wahyu Wibowo