Sinkhole di Lahan Pertanian Gunungkidul Kembali Muncul

Kuntadi ยท Rabu, 08 Januari 2020 - 10:07 WIB
Sinkhole di Lahan Pertanian Gunungkidul Kembali Muncul
Fenomena tanah ambles atau sinkhole di Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul. (Foto: ISTIMEWA)

GUNUNGKIDUL,iNews.id – Fenomena tanah berlubang atau dikenal dengan sinkhole di Kabupaten Gunungkidul semakin meluas. Sinkhole ditemukan warga di area persawahan di Dusun Tleseh, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo.

Sinkhole di Dusun Tleseh ini, muncul pada Senin (6/1/2020) siang usai hujan deras. Awalnya lubang hanya diameter 1,5 meter kini meluas menjadi empat meter dengan kedalaman mencapai lima meter.

"Di situ masih ada retakan dan bisa saja ini akan semakin luas," kata Kepala Dusun Tleseh, Tariyo, Rabu (8/1/2020).

BACA JUGA: Pemkab Sleman Berhentikan Sementara Oknum Guru SD Cabul

Awalnya lubang ini ditemukan warga setempat yang hendak ke ladang. Namun, dia dikagetkan dengan munculnya lubang di area pertanian. Padahal tak jauh dari sinkhole ini terdapat permukiman warga.

"Tidak ada yang berani melakukan aktivitas pertanian di situ," tuturnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas dari Polsek Girisubo memasangan police line dengan radius satu meter dari lokasi kejadian. Setidaknya dari awal 2020 ini sudah ada dua lubang yang muncul di Desa Karangawen.

"Kita pasangi police agar tidak ada korban. Setidaknya sudah ada dua lubang," tutur Babinkamtibmas Desa Karangngawen, Bripka Eko Prasetyo.

BACA JUGA: Hadapi Bencana, Ganjar Pranowo Minta Warga Hidupkan Kentongan dan Ilmu Titen

Sementara itu, data dari BPBD Kabupaten Gunungkidul menyebutkan fenomena tanah sinkhole terjadi sejak 2018 lalu. Hingga saat ini tercatat ada 32 lubang tersebar di tujuh kecamatan. BPBD sudah memasang rambu peringatan, jika kawasan ini rawan longsor dan warga dilarang mendekat.

"Kita sudah pasang peringatan, karena kawasan ini rawan longsor," ujar Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edi Basuki.


Editor : Nani Suherni