Tanahnya Ditempati tanpa Izin, Warga Banyumas Laporkan Perumdam ke Polisi

Antara ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 13:13:00 WIB
Tanahnya Ditempati tanpa Izin, Warga Banyumas Laporkan Perumdam ke Polisi
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Bery. (Antara)

Dalam surat keterangan tersebut, kata dia, Darso menyatakan bahwa sebidang tanah milik Mardiwirya (orang tua Darsiti, red.) sesuai dengan Letter C di Buku Induk Desa Persil 147 dI-1.480 Ha di Kolom Nomor 11 merupakan tanah hak desa yang sudah diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Banyumas dan oleh Bupati Banyumas diserahkan untuk pengelolaan kepada PDAM Tirta Satria Kabupaten Banyumas.

"Padahal, menurut pelapor selaku pemilik tanah, di Letter C tersebut masih tertulis milik Mardiwirya (orang tua Darsiti, red.) dan saat ini sudah berbentuk sertifikat hak milik atas nama Darsiti," katanya.

Atas kejadian tersebut, kata dia, Kantor ATR/BPN Kabupaten Banyumas hingga saat ini masih menunda penyerahan SHM Nomor 03140 atas nama Darsiti yang telah terbit sejak 14 September 2018.

Dengan demikian, Darsiti mengalami kerugian berupa sebidang tanah seluas 190 meter persegi senilai Rp67.500.000 dan nilai komersial atas debit air yang saat sekarang telah dibangun bak penampungan air bersih oleh PDAM Tirta Satria yang dikomersialkan kepada masyarakat di Kecamatan Sumbang dan Kembaran, Banyumas, sejak 1990 hingga sekarang.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa pihaknya saat sekarang masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait, baik dari perangkat desa, Kantor ATR/BPN, Bagian Aset Daerah, dan Perumdam Tirta Satria Banyumas.

"Saat ini Unit Tipikor Polresta Banyumas juga mendalami terkait dengan aset Perumdam Banyumas di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang yang sampai saat ini belum terdaftar di Bagian Aset Daerah yang dapat berpotensi kepada kerugian negara," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni