Tingkatkan Daya Saing, Teten Masduki Minta Koperasi Naik Kelas

Kuntadi ยท Senin, 24 Februari 2020 - 15:30 WIB
Tingkatkan Daya Saing, Teten Masduki Minta Koperasi Naik Kelas
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki (Foto: iNews/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mendorong koperasi dan UMKM bisa naik kelas. Kualitas produk yang dihasilkan koperasi harus lebih kompetitif.

"Kami terus berupaya mengembangkan UMKM agar bisa naik kelas, koperasi juga. Salah satunya dengan branding produk lokal," kata Teten Masduki dalam Pembukaan "Kolaborasi untuk #KoperasiKeren dan #UMKMNaikKelas" di Grand Tjokro Hotel, Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Menurut Teten, salah satu kunci koperasi naik kelas yakni meningkatkan kualitas SDM. Mereka diperlukan untuk mentransfer pengetahuan dan mendorong kemunculan UMKM yang memiliki brand-brand lokal.

"Daya saing produk lokal harus meningkat, harus berani dengan produk impor," ujarnya.

Dia pun mengingatkan soal tiga strategi nasional (Stranas) pengembangan koperasi dan UMKM melalui tiga pilar. Mulai dari peningkatan kapasitas usaha, mendorong lembaga keuangan ramah bagi KUMKM serta meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk mendukung ekosistem.

Tiga pilar ini sudah dijabarkan dalam perluasan akses pasar, meningkatkan daya saing, pengembangan kewirausahaan, akselerasi pembiayaan dan investasi, kemudahan dan kesempatan berusaha dan koordinasi lintas sektor.

"Kami juga melakukan akselerasi pembiayaan dan investasi dengan memperkuat soft infrastuktur pembiayaan, dan pembiayaan non bank," ucapnya.

Saat ini wirausaha di Indonesia hanya berjumlah 3,47 persen dari jumlah penduduk. Tahun 2021 ditargetkan mencapai 3,64 persen. Jumlah tersebut kata Teten masih sangat kecil dibandingkan dengan wirausaha di negara maju yang mencapai 14 persen.

Deputi Bidang SDM Arif Rahman Hakim mengatakan target wirausaha yang mendapatkan pelatihan tahun 2020 sebanyak 57.700 orang, dengan peningkatan rasio kewirausahaan dari 3,47 menjadi 3,64 persen. Sedangkan rasio wirausaha berbasis peluang menjadi 10,30 persen yang akan dikerjakan dengan lintas kementerian/lembaga.

"Tahun 2021 akan mempriotaskan pelatihan yang mengarah kepada pemecahan masalah/studi kasus dan mulai dilakukan langkah-langkah revitalisasi Balai Latihan Koperasi (Balatkop) sebagai UKM Centre sebaga Centre of Excellent pengembangan KUKM di setiap provinsi," kata Arif.


Editor : Nani Suherni