Tragedi Maut Susur Sungai, Polda DIY Periksa Guru dan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi

Kuntadi ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:38 WIB
Tragedi Maut Susur Sungai, Polda DIY Periksa Guru dan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi
Kapolda DIY Irjend Pol Asep Suhendar. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memeriksa tujuh orang saksi dalam tragedi maut susur Sungai Sempor Donokerto, Turi, Sleman pada Sabtu (22/2/2020). Para saksi terdiri atas pembina pramuka dan guru SMP Negeri 1 Turi.

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar menegaskan sudah menurunkan personel untuk menangani kasus yang menewaskan 10 korban tersebut. Setidaknya tujuh saksi terdiri atas guru dan pembina pramuka sudah diperiksa.

"Kami menurunkan tim DVI Biddokkes untuk mengidentifikasi korban dan melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi (pembina dan guru)," ujar Asep saat meninjau langsung lokasi kejadian, Sabtu (22/2/2020).

Sebelumnya, dua dari tiga siswa SMPN 1 Turi yang sebelumnya hilang ditemukan tewas pada Sabtu (22/2/2020). Satu siswa masih dalam proses pengangkatan.

Dengan ditemukannya dua korban terakhir, maka semua siswa sudah terkonfirmasi. Sementara, baru delapan korban yang teridentifikasi.

Berikut daftar nama korban meninggal dunia:

1. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdya (14), kelas 7C, warga Karanggawang, Girikerto, Turi.

2. Arisma Rahmawati (13), kelas 7D, warga Ngentak, Bangunkerto, Turi.

3. Nur Azizah (14), kelas 8A, Kembangarum, Donokerto, Turi.

4. Lathifah Zulffa (15), kelas 8B, warga Kembangarum, Donokerto, Turi.

5. Sofia Aulia (15), kelas 8C, warga Sumberrejo, Kaliurang, Srumbung, Magelang.

6. Evieta Putri Larasita (13), kelas 7A, warga Soprayan, Girikerto, Turi.

7. Faneza Dida, kelas 7A, warga Glagahombo, Girikerto, Turi.

8. Nadien Fadila (12), kelas 7D, warga Kenaruhan, Donokerto, Turi.


Editor : Nani Suherni