Video Viral Ganjar Pranowo Sebut Sekda Blora Ora Mudeng dan Diminta Mundur

Taufik Budi ยท Sabtu, 09 Mei 2020 - 16:42 WIB
Video Viral Ganjar Pranowo Sebut Sekda Blora Ora Mudeng dan Diminta Mundur
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (@ganjarpranowo) mengungkap konsep Jogo Tonggo dalam obrolan di Instagram Live @sindonews, Sabtu (25/4/2020) sore. (Foto/Instagram)

SEMARANG, iNews.id - Video Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Sekretaris Daerah Blora mundur viral di media sosial. Ganjar menyesalkan Sekda Blora yang dinilai tak memahami tentang pendataan warganya yang masih berada di perantauan.

"Makanya saya heran saja dengan Kabupaten Blora. Nek Sekda ditakoni ora mudeng yo (enggak paham) Sekdane mundur wae. Yo ngopo fungsine dadi Sekda, Sekda ra mudengan. Omongno sing omong gubernur, omong bupati entuk wakile entuk," kata Ganjar dalam video tersebut.

Ganjar menegaskan, pihaknya fokus memberikan bantuan warga yang terdampak pandemi Covid-19. Bahkan, dia tak jarang berkeliling menyambangi tempat-tempat perantau untuk melihat kondisi warga, meskipun bukan tercatat sebagai penduduk Jawa Tengah.

"Sampeyan warga Blora ning perantauan susah, arep mbok bantu ora? (anda warga Blora di perantauan susah, mau anda bantu enggak?). Jangan bicara regulasi, mikirnya satu aja, dibantu atau tidak," ucapnya.

Dia pun memberikan masukan kepada pejabat daerah yang tak memiliki anggaran untuk membantu warganya di tempat rantau. Pemotongan tunjangan dan pendapatan para pejabat pemerintah daerah, dinilai sebagai cara yang tepat untuk membantu warga.

"Mungkin dia akan mengatakan tidak, kami enggak punya duit. Ayo pejabat dipotongi duite gelem pora, ayo tunjangane setahun iki ora usah dibayar gelem pora. Mengabdi karo rakyat, ngono Mas. Tapi nek kowe ra gelem mbok uncalke aku yo tak openane sak kuatku sak isoku, makanya anggaranmu tak potongi kabeh," katanya.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik itu, Ganjar juga mengatakan telah menghubungi berbagai pihak untuk membantu warga di perantauan. Semua kepala daerah hingga presiden sepakat untuk memberikan bantuan.

"Gubernur Jabar, Gubernur Banten, Kemensos bahkan sampai presiden sepakat mau dibantu. Sepakat gitu," ucapnya.


Editor : Nani Suherni