Warga Sleman PDP Corona Meninggal di Rumah karena Ruang Perawatan RS Penuh

Antara ยท Kamis, 02 April 2020 - 11:55:00 WIB
Warga Sleman PDP Corona Meninggal di Rumah karena Ruang Perawatan RS Penuh
RSUP Sardjito membenarkan mendapat rujukan pasien dari RSUD Yogyakarta yang menderita batuk-batuk setelah pulang dari umrah. (Foto: Sindonews/Suharjono)

SLEMAN, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melacak riwayat kontak pasien dalam pengawasan (PDP) terkait penularan Covid-19. Pasalnya, PDP tersebut yang meninggal dunia pada 31 Maret 2020 di rumahnya saat isolasi mandiri.

"Tracing (penelusuran) dan tracking (pelacakan) sejak kemarin langsung kami lakukan untuk mengetahui riwayat perjalanan pasien dan telah melakukan kontak dengan siapa saja," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo di Sleman, Kamis (2/4/2020).

PDP tersebut merupakan warga Kecamatan Ngaglik, Sleman. Pasien itu melakukan isolasi mandiri di rumah karena tidak mendapat ruang perawatan di rumah sakit rujukan.

Pasien tersebut pada 22 Maret mengeluh sakit dan memeriksakan diri ke puskesmas. Petugas puskesmas menganjurkan dia memeriksakan diri ke rumah sakit. Pada 28 Maret, pasien periksa ke rumah sakit rujukan dan dinyatakan sebagai PDP. Namun karena kamar isolasi di rumah sakit penuh pasien itu diminta melakukan isolasi mandiri di rumah. Warga sekitarnya tidak mengetahui perihal itu.

Pada 31 Maret sekitar jam 22.00 pasien tidak sadarkan diri di rumah karena sesak napas. Pasien itu kemudian dijemput dua ambulans dan petugas yang mengenakan pakaian pelindung. Pukul 23.30 WIB pasien itu dinyatakan meninggal dunia.

"Pasien PDP telah dimakamkan oleh tim RSUP Dr Sardjito dan dibantu tim TRC BPBD DIY pada Rabu (1/4/2020) dengan prosedur penanganan pemulasaraan pasien dengan penyakit menular," kata Joko.

Joko mengatakan di Kabupaten Sleman ada 12 pasien positif Covid-19, empat di antaranya meninggal dunia, satu dari Kecamatan Pakem, satu dari Ngaglik, satu dari Depok, dan satu dari Gamping.

"Sedangkan satu pasien positif Covid-19 dari Kecamatan Berbah sudah dinyatakan sembuh," katanya.

Editor : Nani Suherni