Kang Rosdi, aplikasi sampah digital yang diciptkan pelajar SMA Negeri di Kabupaten Blora. (Heri Purnomo)
Heri Purnomo

BLORA, iNews.id - Seorang pelajar SMA Negeri di Kabupaten Blora berhasil membuat aplikasi sampah digital. Aplikasi itu diberi nama tukang rosok digital atau Kang Rosdi.

Aplikasi ini memudahkan warga yang akan menjual rosoknya melalui sistem online. Ya, melalui aplikasi tukang rosok digital ini aktivitas pembelian sampah anorganik mereka lakukan. 

Sistem aplikasi ini mereka buat untuk memudahkan warga yang akan menjual sampahnya.

Caranya, cukup memfoto sampah yang akan dijual melalui aplikasi Kang Rosdi serta  mencantumkan beratnya, maka admin Kang Rosdi akan langsung membalasnya untuk selanjutnya dilakukan transaksi pengambilan sampah tersebut.

Untuk satu kilogram sampah  dihargai sebesar Rp2.300, sampah-sampah tersebut selanjutnya dipilah di bank sampah sekolah. 

“Untuk sampah jenis botol, plastik didaur ulang menjadi kerajinan kursi ekobrik sementara sampah kertas dijual kembali ke pengepul sampah,” kata Vicky Irza Valandhika, pencipta aplikasi Kang Rosdi, Minggu (17/7/2022).

“Kerajinan daur ulang sampah plastik ini selanjutnya dijual kembali di aplikasi Kang Rosdi. Dari hasil penjualan kerajinan tersebut dalam sebulan mereka mampu mendapatkan uang Rp1 juta sampai Rp2 juta,” katanya. 

M Idris Setiawan, guru pembimbing mengatakan, selain melatih siswa berwirausaha, aplikasi ini juga mendidik siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Aplikasi Kang Rosdi yang tercipta akhir tahun 2021 ini akan diikutkan kejuaraan tingkat nasional yang akan mulai dipresentasikan pada bulan Agustus,” katanya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT