Dari kedua skema investasi dan arisan yang dikelola YO sejak 2017 lalu, awalnya berjalan lancar. YO selalu tepat membayar uang sesuai kesepakatan.
“Namun pada November 2022 lalu, dia (YO) tidak menepati janji dan menghilang,” kata NF, salah satu perempuan yang melapor, Senin (6/3/2023).
Sejumlah peserta tertarik mengikuti investasi dan arisan yang dikelola YO karena menguntungkan. Dalam satu bulan, uang yang ditanamkan bisa untung sekitar 20 persen.
Saat ini, aparat Polrestabes Semarang masih menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan para pelapor.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait