Ia berharap melalui upaya tersebut, Yayasan Gema Salam bisa ikut mengkomunikasikan seluruh elemen yang dulunya berbeda pandangan dan beda pendapat tentang kehidupan bermasyarakat, budaya, agama, sosial, dan politik.
"Ya paling tidak disamakan persepsinya, frame-nya disamakan, biarpun cara pandang berbeda-beda. Harapannya Pancasila tetap menjadi dasar kehidupan di Indonesia," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Gema Salam Joko Triharmanto alias Jack Harun mengapresiasi bantuan tersebut.
"Alhamdulilah hari ini dapat hibah mobil untuk operasional Yayasan Gema Salam. Kami pengurus dan pembina akan menggunakan sebaik mungkin, yaitu untuk kegiatan kami menyukseskan visi misi Yayasan Gema Salam, tentang ekonomi dan sosial teman-teman eks-napiter yang sudah kembali ke NKRI," katanya.
Ia juga berharap sesuai dengan perintah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan wakilnya, agar Yayasan Gema Salam dapat jadi motor penggerak untuk mengajak seluruh narapidana terorisme kembali ke NKRI.
Mengenai penggunaan kendaraan operasional, akan dimanfaatkan untuk operasional Yayasan Gema Salam, di antaranya ada kunjungan ke lembaga pemasyarakatan dan silaturahmi ke mantan napiter.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait