Beberapa bulan lalu, pihaknya telah mengirimkan surat keberatan penutupan alun-alun mulai pukul 17.30-24.00 WIB kepada Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Namun hingga saat ini tidak ada tanggapan.
Dikatakannya, di kawasan alun-alun, yakni Jalan KH Mas Mansyur, KH Wahid Hasyim, dan KH Ahmad Dahlan, dan Jalan Pancasila, terdapat 70 toko serta ratusan pedagang.
Saat ini pihaknya baru memasang 100 bendera kuning. Para pedagang juga akan menempuh jalur hukum dengan menggugat class action Wali Kota Tegal jika rekomendasi DPRD setempat untuk membongkar portal diabaikan.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait