3 Fakta Menarik Kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Yogyakarta

Kuntadi ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 12:45 WIB
3 Fakta Menarik Kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Yogyakarta
Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Cerruti diagendakan akan mengunjungi kawasan Danau Toba. (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti hari ini, Rabu (11/3/2020) dijadwalkan berkunjung ke Yogyakarta. Kunjungan mereka pun mengukir sejarah kembali di kota Yogyakarta.

Setelah bertemu Presiden Joko Widodo pada Selasa (9/3/2020), Raja dan Ratu Belanda tersebut akan bertandang ke Yogyakarta. Mereka pun akan bertemu dengan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadingrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Kedatangan mereka di Yogyakarta pun memiliki beberapa fakta menarik, berikut daftarnya:

1. Kunjungan Pertama Setelah 25 Tahun

Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Cerruti diagendakan akan mengunjungi kawasan Danau Toba. (Foto: Kerajaan Belanda)
Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Cerruti diagendakan akan mengunjungi kawasan Danau Toba. (Foto: Kerajaan Belanda)

 

Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns menyampaikan, kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke DIY merupakan pertama kalinya sejak 25 tahun yang lalu.

Dia menjelaskan, DIY dipilih menjadi tujuan kunjungan karena memiliki latar belakang budaya kerajaan yang sama serta memiliki sejarah yang istimewa. Selain itu, DIY juga merupakan pusat pengetahuan, sains, dan budaya.

"Kami sangat tertarik dan ingin tahu tentang masa depan dan peran khusus Yogyakarta di masa depan. Yogyakarta adalah daerah yang trendi, penuh dengan intelektual muda dan terkenal karena inovasi dan budayanya," ucapnya pada Senin (20/1/2020) di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

2. Serahkan Keris Kiai Naga Siluman

Penyerahan keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro (Foto: Antara)
Penyerahan keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro (Foto: Antara)

 

Raja Willem Alexander beserta Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti di Istana Bogor, Selasa (10/3/2020) mengembalikan keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro dan menyampaikan permintaan maaf atas kekerasan masa lalu kepada rakyat Indonesia. Keris tersebut secara simbolis diberikan kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya melakukan ini dengan kesadaran penuh bahwa rasa sakit dan kesedihan keluarga-keluarga yang terdampak masih dirasakan sampai saat ini," kata Willem di Istana Kepresidenan Bogor.

3. Berkunjung ke Keraton Yogyakarta hingga Prambanan

Madura United imbang 0-0 melawan Persiraja Banda Aceh (Foto: Twitter @MaduraUnitedFC)
Madura United imbang 0-0 melawan Persiraja Banda Aceh (Foto: Twitter @MaduraUnitedFC)

 

Raja dan Ratu Belanda rencananya, mereka akan mengunjungi empat tempat, yakni Keraton Yogyakarta, Kampoeng Cyber (KC) Tamansari, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Teater Ramayana Prambanan.

Lokasi pertama yang dikunjungi Raja Willem dan Ratu Maxima yakni Keraton Yogyakarta pada pukul 11.00 WIB. Kunjungan kedua yakni ke Kampoeng Cyber (KC) Tamansari Yogyakarta pukul 13.00 WIB. Keduanya akan menyusuri rute jalan kampung (gang senggol).

Kunjungan ketiga ke UGM pukul 13.50 WIB. Raja dan Ratu Belanda akan mengunjungi pameran inovasi yang sedang digelar. Agenda terakhir yakni ke Prambanan pada pukul 17.30 WIB. Keduanya akan menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana di Prambanan.

Setelah dari Prambanan, rombongan akan menuju Bandara Internasional Adisutjipto pada pukul 19.10 WIB.


Editor : Nani Suherni