Disebut Kultuskan Sosok Habib Rizieq, PA 212: Mendewakan Dilarang dalam Islam

Bramantyo ยท Selasa, 24 November 2020 - 17:43:00 WIB
Disebut Kultuskan Sosok Habib Rizieq, PA 212: Mendewakan Dilarang dalam Islam
Habib Rizieq menyapa pendukungnya di Simpang Gadog, Bogor, Jumat (13/11/2020) pagi. (Foto: Okezone)

SOLO, iNews.id - Persaudaraan Alumni (PA) 212 Jawa Tengah (Jateng) buka suara atas cuitan Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii yang menyoroti soal fenomena mendewakan sosok yang mengaku keturunan nabi. Cuitan ini dinilai berkaitan dengan sikap para pendukung Habib Rizieq Shihab sejak awal penyambutan kedatangannya ke Indonesia.

Dalam cuitannya di Serambi Buya @SerambiBuya pada Sabtu (21/11/2020), Buya Syafii mengatakan, "Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual. Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengeritik keras fenomena yang tidak sehat ini."

Humas PA 212 Jateng Ustaz Endro Sudarsono mengatkan baik PA 212 maupun ormas islam lainnya di Kota Solo, seperti DSKS maupun Laskar Umat Muslim Surakarta (LUIS) tidak pernah mendewakan Habib Rizieq Shihab maupun Abu Bakar Ba'asyir.

"Kalau kami dari PA 212 maupun dari ormas Islam seperti dari DSKS maupun LUIS tidak pernah mendewakan siapapun. Mengkultuskan siapapun baik itu Habib Rizieq maupun abu bakar Ba'asyir tidak pernah," kata Ustaz Endro saat ditemui media ini di masjid Baitussalam, Tipes, Solo, Selasa (24/11/2020).

Menurut Endro, dalam ajaran Islam, sangat dilarang untuk mendewakan seseorang bahkan sampai mendewakan. Penyambutan luar biasa kedatangan Habib Rizieq Shihab dinilai ustad Endro sebagai suatu kewajaran. Termasuk diwujudkan dengan pemasangan baliho atau spanduk.

"Mengkultuskan sampai mendewakan atau mengkultuskan seseorang itu sudah sangat jelas dilarang oleh ajaran kami, ajaran Islam. Sehingga penyambutan Habib Rizieq itu sah-sah saja dilakukan, suatu kewajaran bukan sebagai bentuk mengkultuskan," katanya.

Editor : Maria Christina