Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?

Ahmad Antoni ยท Selasa, 09 Februari 2021 - 15:40:00 WIB
Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Semarang, Sabtu (6/2/2021). Salah satunya di kampung Kuningan, Semarang Utara. (iNews/Ahmad Antoni)

Pasalnya, air limpasan banjir berupa air tawar, keruh mengandung sedimen dan bahan pencemar akan mengganggu keseimbangan kehidupan pesisir dan laut. 

“Jika hal ini terjadi terus menerus akan merusak ekologi pesisir dan laut secara permanen yang ditandai dengan pantai yang keruh, perairan pantai semakin tawar,” ujarnya. 

Akibatnya ikan dan biota bentik akan mati atau berenang menuju kelaut lepas. Sehingga bencana hidrometeorologi ini akan mengurangi produktivitas perikanan perairan laut Kota Semarang. “Mari berupaya untuk tertib di darat untuk keberlanjutan di laut,” katanya.

Seperti diberitakan, banjir menerjang Kota Semarang dengan ketinggian bervariasi 30 cm hingga mencapai 150 cm. Banjir menggenangi beberapa lokasi strategis dan vital di Kota Semarang.

Di antaranya Jalan Raya Kaligawe dan Jalan Raya Mangkang merupakan pintu masuk Kota Semarang dari arah Jakarta maupun Surabaya.

Banjir juga merendam stasiun Tawang, landasan pacu bandara Ahmad Yani, rumah sakit, SPBU dan sejumlah kantor sehingga melumpuhkan transportasi dan layanan publik di Kota Semarang.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: