Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?

Ahmad Antoni ยท Selasa, 09 Februari 2021 - 15:40:00 WIB
Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Semarang, Sabtu (6/2/2021). Salah satunya di kampung Kuningan, Semarang Utara. (iNews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id – Banjir parah yang mengepung Kota Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (6/2/2021) disebabkan sejumlah faktor. Banjir kali ini merupakan banjir terbesar setelah 10 tahun terakhir dan menggenangi Ibu Kota Jawa Tengah lebih luas dari sebelumnya. 

Sisi lain, besarnya bencana banjir ini menurut hitungan hidrologi Menteri PUPR menyebutkan bahwa curah hujan ekstrem ini merupakan siklus 50 tahunan yang berulang, disamping munculnya fenomena La Nina. 

Pemerhati lingkungan Munasik mengatakan, banyak faktor yang turut mendukung terjadinya banjir parah di Kota Semarang. Menurutnya, secara garis besar karena kurangnya perhatian masyarakat terhadap aspek ekologi kota.

“Selain aspek hidrometeorologi, terganggunya ekologi kota memicu besarnya bencana banjor dan tanah longsor di kawasan kota,” kata Munasik, Selasa (9/2/2021).

Ia mengatakan, perubahan ekologi Kota Semarang ditandai oleh berkurangnya daerah resapan di kota bagian atas serta turunnya muka tanah (land subsidence) di kota bagian bawah.

“Sehingga, curah hujan yang seharusnya tersimpan di daerah resapan kota atas melimpas dan meluncur deras menuju kota bawah sehingga menimbulkan genangan pada titik-titik lokasi yang rendah terutama yang dilalui sungai atau saluran air,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: