Ganjar Jadi Penyiar Radio, Pendengar Minta Tips Cara Nembak Cewek hingga Aduan Pungli

Ahmad Antoni ยท Minggu, 12 September 2021 - 07:45:00 WIB
Ganjar Jadi Penyiar Radio, Pendengar Minta Tips Cara Nembak Cewek hingga Aduan Pungli
Gubernur Ganjar Pranowo saat didaulat menjadi penyiar radio di MNC Trijaya FM Semarang, Sabtu (11/9/2021) malam. (foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id  -  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo  memberikan kejutan  bagi pendengar di Hari Radio Nasional, Sabtu (11/9/2021) malam. Ganjar mendadak jadi penyiar radio yang disiarkan langsung oleh MNC Trijaya FM dan juga ratusan radio lokal daerah di Indonesia.

Didampingi penyiar Trijaya, Advianto Prasetyobudi, Ganjar begitu lihai membawakan acara bertajuk Ganjar Pranowo On-Air itu. Selama satu jam penuh, Ganjar menghibur para pendengar dengan suara khasnya. Candaan dan guyonan memenuhi siaran itu.

Selama siaran, Ganjar begitu enjoy membawakan acara. Di sela-sela ngobrol dengan Pras, Ganjar juga menceritakan bagaimana dulu dirinya intens mendengarkan radio saat masih duduk di bangku SMA. Pergi ke studio radio, melihat tumpukan kaset pita dan reques lagu hingga titip salam ia lakukan.

Tapi ada yang tidak biasa saat Ganjar siaran. Jika biasanya siaran radio penelpon hanya titip salam atau request lagu, kali ini banyak penelepon justru curcol (curhat colongan), meminta tips hingga laporan pungli pada Ganjar.

Misalnya penelepon asal Surabaya bernama Jeje. Saat menelepon itu, Jeje menanyakan ke Ganjar bagaimana kisah cintanya menembak istrinya, Siti Atikoh. Jeje juga menanyakan, bagaimana menjaga keharmonisan dengan keluarga di tengah kesibukannya menjadi gubernur. "Apa ibu juga nggak cemburu pak, kan bapak pasti sering diajak ibu-ibu foto," kata Jeje melalui saluran telepon.

Ganjar tertawa saat menjawab pertanyaan-pertanyaan Jeje. Dia pun menjelaskan, kisah cintanya dengan istri cukup menarik. Dan di antara banyak perempuan, Ganjar mengatakan yang menerima cintanya adalah Siti Atikoh.

"Kisah cinta saya, nembak cewek yang menerima cuma bojoku (istri saya). Kalau soal cemburu sih ada, tapi awal-awal saya jadi gubernur. Lama-lama istri saya sadar, bahwa suaminya adalah milik masyarakat. Sejak saat itu istri saya menerima," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: