Ganjar Pranowo: Masa Pandemi Bukan Waktunya untuk Mendulang Sensasi

Nani Suherni ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 16:05 WIB
Ganjar Pranowo: Masa Pandemi Bukan Waktunya untuk Mendulang Sensasi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Tangkapan Layar YouTube BNPB Indonesia)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbagi pesan dengan pemerintah daerah lainya dalam menangani dampak pandemi virus corona (Covid-19) di wilayahnya. Salah satunya yakni program Jogo Tonggo dalam menyalurkan bantuan sosial.

Dalam pesan videonya yang disiarkan langsung YouTube BNPB Indonesia, Ganjar mengatakan, dana pemerintah provinsi senilai Rp2,09 triliun untuk penanganan. Rinciannya, Rp1,32 triliun untuk program jaring pengamanan sosial (JPS), Rp183,5 miliar untuk jaringanan penanganan ekonomi, Rp68,5 miliar untuk keuangan desa, Rp425,14 miliar untuk fasilitas kesehatan dan Rp16,09 miliar untuk pengembalian pekerja migran serta Rp1,65 miliar untuk operasional.

"Masa pandemi ini bukan waktunya untuk mendulang sensasi, masyarakat saat ini sedang mengharapkan kehadiran kita sepenuh hati, bukan sekadar instruksi," kata Ganjar dalam pesannya, Selasa (12/5/2020).

Ganjar menyadari anggaran yang dialokasikan pemerintah provinsi tidak akan cukup. Sehingga dibutuhkan kerja sama dengan semua pihak, salah satunya perusahaan swasta.

"Itu semua enggak akan cukup untuk menuntaskan Covid-19. Untuk itu masyarakat harus kita gandeng. Peran swasta harus kita optimalkan, perguruan tinggi dan semua yang peduli. Maka di Jawa Tengah kami melahirkan Jogo Tonggo," ucapnya.

Jogo Tonggo merupakan gerakan menjaga sesama tetangga. Salah satunya menjaga tetangga dengan tidak keluar rumah, mengenakan masker dan jaga jarak. Warga juga bisa mendahulukan pembelian produk tetangga dibandingkan di luar daerahnya.


Editor : Nani Suherni