Kisah Pejuang RI Berjibaku dengan Tentara Jepang Mendengungkan Proklamasi di Jateng

Mohammad Adrianto S ยท Rabu, 17 Agustus 2022 - 12:06:00 WIB
Kisah Pejuang RI Berjibaku dengan Tentara Jepang Mendengungkan Proklamasi di Jateng
Presiden Soekarno membaca teks Proklamasi Kemerdekaan RI. (Dok)

SEMARANG, iNews.id  – Perjuangan keras harus dilakoni para pejuang dari berbagai elemen pertahanan dalam memproklamasikan Kemerdekaan RI. Begitu juga upaya mendengungkannya di berbagai daerah.

Berbagai elemen pertahanan pun harus kembali berjibaku dengan tentara Jepang agar proklamasi Kemerdekaan RI bisa terdengar di Jawa Tengah.

Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Republik Indonesia (TRI) merupakan cikal bakal terbentuknya TNI. 

Menyadur buku berjudul Masalah Internal TNI AD 1945-2000, dibentuknya TNI sendiri bentuk kekhawatiran Presiden Soekarno atas kemarahan sekutu dan keinginannya mempertahankan Indonesia.

Namun, itu semua merupakan awal dari kurangnya integrasi internal dan menyebabkan konflik di tubuh TNI. Ini menyebabkan keterlambatan dalam pembentukan tentara dan membuat banyak lembaga pertahanan baru di seluruh penjuru Indonesia.

Soekarno meminta prajurit yang pernah bergabung ke dalam PETA, Heiho, Keibodan, maupun prajurit yang pernah berlatih di masa pendudukan Belanda untuk membantu BKR. Pengendalian BKR sendiri tidak dilakukan secara terpusat, melainkan daerah per daerah.

Keterlambatan Indonesia dalam mengendalikan rakyat Indonesia, membuat NICA bergerak dan menyertakan orang-orang Indo dan keturunan Ambon ke dalam pasukan militer Indonesia pada 19 September 1945.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: