Miris, Ratusan HP Siswa SMP di Sragen Simpan Gambar dan Video Porno

Joko Piroso ยท Kamis, 14 November 2019 - 18:05 WIB
Miris, Ratusan HP Siswa SMP di Sragen Simpan Gambar dan Video Porno
Petugas Satpol PP Kendal memeriksa hanphone (HP) siswa yang berisi konten pornografi. (Foto: iNews/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id – Ratusan handphone (HP) milik siswa disita petugas Satpol PP Kabupaten Sragen karena menyimpan gambar dan video porno. Razia konten pornografi itu gencar dilakukan petugas dalam beberapa pekan terakhir.

Kabid Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Sragen, Agus Suyitno mengatakan, operasi pencegahan konten pornografi memang tengah digalakkan oleh aparat Satpol PP. Bulan ini, jumlah HP yang disita aparat dari berbagai sekolah di wilayah Sragen jumlahnya bisa mencapai ratusan.

“Banyak sekali. Bisa ratusan. Dua hari terakhir saja kami sudah menyita 49 HP. Nanti para siswa yang ketahuan menyimpan konten porno di HP-nya, pihak sekolah akan memanggil orang tuanya. Kami akan menyediakan surat pernyataan ditandatangani siswa, orang tua dan pihak sekolah, agar kejadian serupa tidak terulang," kata Agus seusai menggelar razia HP di SMP 1 Karangmalang, Kamis (14/11/2019).

Dia menjelaskan, siswa yang ketahuan menyimpan konten pornografi mayoritas mengaku mendapatkannya dengan men-download dari situs-situs penyedia konten porno. Beberapa mengaku mendapatkannya dari grup WhatsApp.

“HP yang disita kami serahkan ke pihak sekolah. Nanti kelanjutannya kami serahkan kepada pihak sekolah," ujar Agus.

Dalam razia di SMP 1 Karangmalang, kata dia, petugas menyita puluhan HP karena menyimpan gambar dan video porno.

Penyitaan itu dilakukan saat petugas menggelar operasi pencegahan konten pornografi dengan memeriksa isi telepon genggam milik siswa di dua sekolah itu.

“Hari ini kita gelar razia di SMP Negeri 1 Karangmalang dan SMK Bina Wiyata. Hasilnya 24 HP (handphone) kita sita karena berisi konten pornografi," kata Agus Suyitno.

Dia menjelaskan, siswa yang ketahuan menyimpan konten pornografi mayoritas mengaku mendapatkannya dengan men-download dari situs-situs penyedia konten porno. Beberapa mengaku mendapatkannya dari grup WhatsApp.

“HP yang disita kami serahkan ke pihak sekolah. Nanti kelanjutannya kami serahkan kepada pihak sekolah," ujar Agus.

Pihak sekolah menyambut baik operasi yang digelar Satpol PP. Wakasek Kesiswaan SMK Bina Wiyata Sragen, Sungkono mengatakan, operasi ini membantunya dalam menjalankan pengawasan terhadap siswa.

"Tadi ada 12 HP yang disita. Besok orang tua siswa pemilik HP akan kami hadirkan ke sekolah, untuk bersama-sama kami ajak membimbing dan mengarahkan siswa agar tidak mengulangi perbuatannya," kata Sungkono.


Editor : Kastolani Marzuki