Pakar IT Ungkap Sejumlah Kelemahan Sistem Tilang Elektronik, Apa Saja?

Taufik Budi ยท Selasa, 23 Februari 2021 - 10:48:00 WIB
Pakar IT Ungkap Sejumlah Kelemahan Sistem Tilang Elektronik, Apa Saja?
ilustrasi pemberlakuan ETLE. (Dok)

“Setiap pelanggaran yang terdeteksi misalnya melanggar marka jalan berdasarkan pelat nomor sistem ini  langsung dapat mengetahui kendaraan yang melanggar dan denda diakumulasikan ketika pemilik melakukan pembayaran pajak kendaraan. Semua bukti tersimpan secara otomatis oleh sistem,” ujar dia.

Sistem otomatis ETLE akan mendeteksi pelanggaran tanpa memperhatikan pemilik kendaraan. Sehingga penerapannya bisa lebih objektif, karena tanpa subjektivitas campur tangan petugas dalam penentuan tilang.

“Dalam ETLE semi manual Apa mungkin kalau ternyata pemilik kendaraan adalah keluarga atau teman dekat petugas, dia akan melakukan tilang? Akan tetapi butuh waktu kalau model otomatis ini akan diberlakukan di Indonesia, karena butuh pelat nomor standar baik warna dan ukuran nomor pelatnya sehingga dapat terbaca oleh CCTV secara otomatis,” lugasnya.

“Model ini akan terkendala jika ada pelat nomor palsu, atau kendaraan yang tidak menggunakan pelat nomor. Atau pelat nomor tidak diletakkan di tempat yang semestinya. Misalnya sepeda motor yang menaruh pelat nomor di samping kiri atau kanan,” tandasnya.

Dia pun menyebut dengan infrastruktur saat ini, penerapan tilang elektronik masih belum efektif. “Belum efektif. Memang kalau memberlakukan ETLE otomatis, ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan. Mulai dari pemasangan alat identifikasi marka jalan, standar pelat nomor, serta penerangan jalan yang mencukupi, ini yang butuh waktu dan biaya besar,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni