Pangdam IV/Diponegoro Sebut Prajurit Zeni sebagai Insinyur Pasukan Militer
AMBARAWA, iNews.id – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menekankan agar kepandaian yang dimiliki para prajurit Zeni itu harus diiringi dengan keimanan dan ketakwaan. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Markas Batalyon Zipur-4/Tanpa Kawandya Banyubiru.
“Pintar dilandasi iman dan takwa yang baik pasti satuannya akan baik, tapi kalau orang pintar tapi tidak dilandasi iman dan takwa yang baik pinternya itu untuk ngakali orang” kata Pangdam, Kamis (1/4/2021).
“Saya minta tolong secara kemampuan adalah kumpulan orang-orang engineer, semua diarahkan mulai dari Komandan Batalyon, Wadanyon sampai semuanya itu adalah orang-orang pintar orang-orang baik, tetapi mempunyai iman dan takwa yang baik, dengan seperti itu satuan ini akan menjadi baik” katanya.
Menurutnya, satuan harus menerapkan sistem manajemen gudang yang baik dan mengetahui bagaimana cara menyesuaikan tata letak barang secara optimal.
“Di semua negara satuan yang hebat itu diawali dari sistem pergudangannya dia, kalau kamu memiliki alat-alat pergudangan yang rapi, tertib pasti satuan itu bagus” ujarnya.
Apabila penataannya bagus, kata dia artinya manajemen gudang tersebut bagus. Jika manajemennya bagus maka live time alat peralatan tersebut akan semakin lama dan tidak mudah rusak.
Untuk itu setiap prajurit diperintahkan untuk aware dalam hal maintenance. “Tempatkan orang pada tempatnya, the right man on the right place” kata jenderal bintang dua ini.
Dengan menata kembali organisasi sesuai dengan spesifikasi yang dimiliki prajurit maka performa satuan akan semakin baik (well organized).
“Well organized, Well trained, Well equipped, Well pray, selama kita mendekat kepada Yang Maha Kuasa itu selesai pak, karena disitu manajemen semuanya ada” katanya.
“Dengan Sembilan kemampuan Zeni tadi saya pikir Satuan ini akan menjadi lebih baik asal kita memimpinnya dengan baik, kita arahkan dengan baik, kita ajari dengan baik” ujarnya.
Mayjen TNI Rudianto menyebut, satuan Zeni merupakan satuan yang terdiri dari para insinyur dari pasukan militer. Tugas para para prajurit Zeni diantaranya adalah menyelenggarakan rekayasa teknik dan militer konstruksi pra sarana militer.
Semua kemampuan itu tertuang dalam 9 tugas Pokok Zeni AD terdiri dari Konstruksi, Destruksi, Rintangan, Samaran, Penyeberangan, Penyelidikan, Perkubuan, Penjinakan bahan peledak (Jihandak), serta Nuklir-Biologi-Kimia (Nubika) pasif.
Editor: Ahmad Antoni