Pembangunan Tol Solo-Yogya Dipastikan Tak Picu Wilayah Terisolasi

Nani Suherni ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:07:00 WIB
Pembangunan Tol Solo-Yogya Dipastikan Tak Picu Wilayah Terisolasi
Ilustrasi pembangunan tol

KLATEN‎, iNews.id - Pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta sempat dikhawatirkan sejumlah warga. Namun, tim pelaksana pengadaan tanah memastikan tidak ada daerah yang terisolasi akibat pembangunan tol tersebut.

Tim Pelaksana Pengadaan Tanah untuk Tol Solo-Yogyakarta, Endro Hudiyono, Endro mengatakan, pemerintah sudah mempertimbangkan adanya kekhawatiran adanya lokasi yang terisolasi dan terganggunya jaringan irigasi. Untuk itu, pemerintah berupaya agar kekhawatiran tersebut tidak terjadi.

“Tak perlu khawatir, pemerintah sudah mempertimbangkan itu. Dipastikan tidak ada yang terisolir, sudah dipertimbangkan akses jalannya. Dan, juga jaringan irigasi untuk pertanian,” ujarnya dilansir dari website resmi Pemprov Jateng, Kamis (13/8/2020).

Untuk akses jalan antisipasi lokasi terisolasi dan jaringan irigasi sudah tertuang dalam desain rencana pembangunan jalan tol. Kendati demikian, nanti masih akan dilakukan pengecekan kembali saat identifikasi di lapangan.

“Walaupun didesain perencanaan sudah ada, tapi tetap akan dilakukan pendataan saat identifikasi,” ucapnya.

Endro menambahkan, untuk masyarakat yang lahannya terdampak rencana pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta untuk dapat menyiapkan surat-surat atau bukti kepemilikan. Ahli waris juga diminta untuk berkoordinasi dengan pihak setempat.

“Selain surat kepemilikan lahan, juga perlu disiapkan bukti identitas diri, seperti KTP, KK dan sebagainya. Untuk waris agar dikomunikasikan dengan ahli waris yang lain,” katanya.

Dalam sosialisasi dan konsultasi publik di wilayah Kabupaten Klaten, Endro juga meminta masyarakat agar tidak mudah menerima informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Apabila ada yang perlu ditanyakan agar langsung komunikasi dengan kami, atau pemdes. Jangan sampai mencari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Ngawen, Anna Fajria H mengatakan, sosialisasi dan konsultasi publik tentang rencana pembangunan tol Solo-Yogyakarta mendapat antusiasme dari masyarakat. Di Kecamatan Ngawen, ada sembilan desa dengan 825 bidang lahan yang akan dilalui jalan tol Solo-Yogyakarta.

“Kami berharap proyek strategis nasional ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Klaten, lebih maju, mandiri dan berdaya saing,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni