Polda Jateng Musnahkan 8,1 Kg Sabu dan 5.708 Butir Ekstasi

Ahmad Antoni ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 12:00:00 WIB
Polda Jateng Musnahkan 8,1 Kg Sabu dan 5.708 Butir Ekstasi
Pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, Rabu (7/10/2020). (Foto: Sindonews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Sebanyak 8,1 kilogram sabu dan 5.708 butir ekstasi dimusnahkan Polda Jateng di kantor Ditresnarkoba, Semarang, Rabu(7/10/2020). Pemusnahan ini berdasarkan temuan kasus pada Senin (24/9/2020) lalu dengan tiga tersangka di depan Lapas Kedungpane, Ngaliyan, Semarang.

Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, dan Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto.

Untuk diketahui, pada saat penangkapan atas kerjasama antara petugas Lapas kelas I Kedungpane Kota Semarang dengan Ditresnarkoba Polda Jateng, di depan Lapas kelas I Kedungpane Kota Semarang. Petugas menangkap CG dan didapati barang bukti berupa 1 paket sabu seberat 101,3 gram.

CG mengungkapkan jika sabu tersebut milik AS (DPO) yang disuruh untuk meletakkan di depan Lapas kelas I Kedungpane Kota Semarang. Nantinya barang haram itu akan diambil orang lain lagi.

"Ini sebagai pembuktian bahwa meski dalam disituasi pandemi seperti sekarang Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah tidak lengah dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Jateng." ucap Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan.

"Siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba baik masyarakat maupun aparat akan ditindak tegas, ke depan petugas akan mengembangkan sistem deteksi dini dan daya tangkal pada peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan meningkatkan sinergi para pemangku kepentingan," kata Irwasda Jateng Kombes Pol Mashudi, Rabu (10/7/2020)

Tersangka CG mengaku mendapatkan sabu tersebut dengan cara mengambil di sebuah Hotel di Kota Semarang sebanyak 2 paket sabu masing-masing kurang lebih 100 gram. Sebanyak 1 paket sabu telah diletakkan di daerah Plombokan, Kecamatan Semarang Utara sedangkan 1 paket sabu lainnya akan diletakkan di depan kantor Lapas Kelas I Kedungpane Kota Semarang namun CG sudah ditangkap terlebih dahulu.

"Kami sangat mengapresiasi atas capaian Ditresnarkoba Polda Jateng, kami juga sedang mendorong pemerintah daerah mudah-mudahan bisa selesai tahun ini untuk Perda mengenai Narkoba," kata Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko menyebutkan
dari Januari sampai sekarang sudah ada total 256 kasus yang diungkap. Kasus peredaran paling banyak berada di Kota Semarang, Solo dan Jepara.

Tiga tersangka atas nama CG, AM dan AMQ diancam dengan Pasal 114 ayat 2 UU No. 35 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.

Editor : Nani Suherni