Polisi Tangkap Komplotan Pencurian dan Kekerasan terhadap Pelajar di Magelang

Puji Hartono ยท Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:36:00 WIB
Polisi Tangkap Komplotan Pencurian dan Kekerasan terhadap Pelajar di Magelang
Tersangka pencurian saat diamankan di Polres Magelang. (foto: Istimewa)

MAGELANG, iNews.id  - Polres Magelang berhasil menangkap pelaku pencurian dan kekerasan terhadap seorang pelajar. Ketiga pelaku yang semuanya warga Magelang itu berinisial YNS, AV dan seorang pelaku masih berusia 17 tahun. 

Para pelaku melancarkan aksinya pada 29 Agustus 2021  di jalan raya sebelah utara Lapangan Kujon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Muhamad Alfan Armin mengatakan pada waktu itu, korban datang bersama dua orang temannya untuk nongkrong di samping Lapangan Kujon itu.

Karena malam minggu, lanjut dia, korban bersama dengan teman temannya nongkrong di tempat tersebut. Tiba-tiba korban didatangi tiga orang pelaku dengan menggunakan kendaraan matic.

"Kunci kendaraan korban ini diambil pelaku, kemudian korban dipukul, kemudian pelaku merampas handphone korban," kata AKP Muhamad Alfan Armin dalam keterangan pers, Kamis (14/9/2021).

Dia mengatakan, pada saat itu korban lari untuk menghindar. Namun, saat korban kembali, kendaraannya sudah tidak ada, dibawa oleh para pelaku ini.

"Mendapat laporan dari korban, Tim Resmob Polres Magelang melakukan penyidikan dan penyelidikan kasus ini," ujarnya.

Dari hasil penyelidikkan, kata Kasat Reskrim, Polres Magelang dapat mengidentifikasi para pelaku dan mengamankan barang bukti dari tangan pelaku.

"Sedangkan untuk barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, satu buah handphone merek Vivo 12S, Satu unit kendaraan motor Yamaha Jupiter dan satu untuk kendaraan yang digunakan sebagai sarana pelaku," ujarnya.

Dia mengatakan, ketiga pelaku ini dikenakan pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara. Disampaikan bahwa pesan Kapolres Magelang kepada warga masyarakat Magelang agar berhati-hati saat keluar rumah. 

Saat ini masih pandemi, sehingga tidak terlalu penting untuk keluar rumah, usahakan untuk tidak keluar. "Kepada para orang tua dan guru, agar dapat membina dan menjaga anak anak untuk menghindari hal hal negatif hingga melakukan tindak kejahatan," katanya.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: