PPDB Tahun Ini Beda, Surat Sehat Cukup Dibikin Orang Tua

Taufik Budi ยท Jumat, 08 Mei 2020 - 13:27:00 WIB
PPDB Tahun Ini Beda, Surat Sehat Cukup Dibikin Orang Tua
Ilustrasi PPDB (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) segera digelar tahun ini. Akibat wabah Covid-19, sejumlah teknis PPDB di Jawa Tengah mengalami perubahan dari pelaksanaan tahun sebelumnya.

"Kalau dulu syarat mendaftar acuannya surat keterangan hasil ujian nasional (UN), sekarang karena UN ditiadakan maka acuannya adalah nilai rapor dari semester 1-5," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri, Jumat (8/5/2020)

Mengenai zonasi, Jumeri menerangkan ada perbedaan dari tahun lalu. Jika tahun lalu jalur zonasi ditetapkan 80 persen, pada pelaksanaan PPDB tahun ini, zonasi hanya ditetapkan minimal 50 persen. Sisanya diisi jalur prestasi 30 persen, afirmasi untuk anak miskin, difabel dan olah raga sebesar 15 persen dan jalur perpindahan orang tua sebesar 5 persen.

"Untuk pelaksanaan pendaftaran, pendaftaran jalur inklusi dan kelas olahraga akan dimulai pada 2-4 Juni 2020, sementara jalur reguler kami mulai pada 15-25 Juni," katanya.

Semua pelaksanaan pendaftaran lanjut Jumeri akan dilaksanakan secara online. Siswa dan orang tua wali diminta tidak perlu datang ke sekolah untuk melakukan pendaftaran.

Bahkan sejumlah persyaratan juga akan diubah sesuai kondisi. Misalnya surat keterangan sehat dari dokter untuk calon siswa SMK cukup diganti pernyataan orang tua.

"Soalnya kalau harus mencari surat itu, nanti mereka berbondong-bondong ke rumah sakit atau puskesmas. Itu cukup berbahaya, sehingga kami mengganti dengan keterangan orang tua," ujarnya.

Terkait daya tampung, PPDB tahun ini menampung 216.156 siswa, terdiri atas SMA 115.908 dan SMK 100.248. Sementara lulusan SMP/Mts tahun ini di Jateng totalnya sekitar 513.178 siswa.

"Kami tidak menambah kuota, karena sisa kuota ini biar ditangkap sekolah-sekolah swasta yang ada," ucapnya.

Editor : Nani Suherni