Sadis, Begal di Semarang Tebas Jari Tangan Korban hingga Nyaris Putus

Kristadi · Minggu, 22 Maret 2020 - 13:30 WIB
Sadis, Begal di Semarang Tebas Jari Tangan Korban hingga Nyaris Putus
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis memperlihatkan barang bukti senjata tajam (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Enam remaja kawanan geng motor di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dibekuk polisi pada Sabtu (23/3/2020). Mereka membegal seorang pengguna jalan dengan membacok tangan korban saat memegang handphone hingga jari tangan nyaris putus.

Di tengah penerapan social distancing atau pembatasan sosial di Kota Semarang, para begal ini justru beraksi. Berkeliaran malam hari, mereka mencari korban di Jalan Tri Lomba Juang.

Saat itu salah satu korban Catur Mahdi yang sedang memegang handphone pun jadi sasaran. Begal ini langsung menyabet tangan korban hingga jari kelingkingannya nyaris putus.

Tim Resmob Polrestabes Semarang dapat membekuk enam remaja kawanan genk motor tersebut. Ke enam pelaku begal remaja ini diringkus tempat berbeda. Dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha menyerang petugas saat ditangkap. Keenam remaja ini masing-masing bernana YA, LA, HP, BP, I dan DA. Semuanya warga Semarang Utara.

"Mereka ini masuk kelompok geng motor. Yang berjalan bersama-sama kalau ada sasaran jadi mencoba melakukan pencurian. Korban jari kelingkingannya hampir putus," ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis.

Atas perbuatannya, keenam remaja pelaku begal sadis ini harus meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Semarang. Mereka bakal dijerat pasal 365 kuhp dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni