Tak Mampu Bayar Kos, Keluarga di Solo Tinggal di Becak Sewaan agar Dapat Bantuan

Wahyu Endro ยท Jumat, 08 Mei 2020 - 14:00:00 WIB
Tak Mampu Bayar Kos, Keluarga di Solo Tinggal di Becak Sewaan agar Dapat Bantuan
Fatimah sedang berada di samping becak sewaanya (Foto: iNews/Wahyu Endro)

SOLO, iNews.id - Kisah pilu dialami keluarga Dul Rohmat (30) asal Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan di Solo, Jawa Tengah karena terdampak virus corona (Covid-19). Keterbatasan ekonomi memaksa keluarga ini harus hidup di atas becak agar mendapat bantuan.

Dul Rohmat kehilangan bekerjanya sebagai buruh bangunan setelah sejumlah proyek ditunda karena pandemi Covid-19. Dia sudah merantau di Solo selama 10 bulan.

Kehilangan pekerjaan membuatnya tak mampu membayar kos dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dul dan istrinya Fatimah terpaksa menggelandang dengan membawa kedua anaknya. Salah satu anak Dul bahkan masih berusia 1 tahun lebih.

Sehari-hari, mereka tidur di becak sewaan di sepanjang Jalan Raya Adi Sucipto, Solo. Untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK) mereka mengandalkan fasilitas umum. Sedangkan untuk keperluan makan mereka mengharapkan bantuan dari warga yang melintas.

"Kita sudah antisipasi waktu itu pindah kosan yang lebih murah. Namun setelah di PHK apa yang kami punya handphone dan lainnya kita gadaikan semua sampai enggak ada tabungan. Tapi bantuan belum juga ada," ucap istri Dul, Fatimah, Jumat (8/5/2020).

Fatimah menduga bantuan tidak sampai ke tangannya karena tidak berkartu tanda penduduk (KTP) Solo. Untuk bertahan hidup Fatimah mengaku kerap datang ke daerah yang ramai bantuan.

"Yang sering dapat bantuan itu tukang becak. Karena kita juga bingung enggak bisa bayar kos ya sudah kami pilih tinggal becak," katanya.

Dul dan Fatimah mengharapkan bisa pekerjaan kembali. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tak perlu menunggu belas kasih orang.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: