Unik, Pesantren di Kudus Buat Klepon Hijrah Berisi Kurma

Ahmad Antoni ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 16:29 WIB
Unik, Pesantren di Kudus Buat Klepon Hijrah Berisi Kurma
Tampilan klepon berisi kurma (Foto: Istimewa)

KUDUS, iNews.id - Ada yang unik di sela kegiatan praktek saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Pesantren Al Mawaddah, Kabupaten Kudus. Selain mengajarkan para santri menjalankan bisnis online atau digital marketing, pesantren juga melatih masyarakat sekitar cara membuat roti, kue dan makanan tradisional.

Selain itu, materi praktek yang diajarkan juga variatif. Tergantung permintaan peserta. Salah satu yang diajarkan yakni membuat aneka makanan tradisional, termasuk klepon dengan berbagai kreasi.

“Ada klepon hijrah ala pesantren Al Mawaddah” tulis staf BLKK Al Mawaddah, Muhammad Lutfi Syaf di kanal Youtube Pesantren elmawaTV.

Menurutnya, kue yang dimaksud klepon hijrah yakni isi kurma. Klepon memang istimewa karena sudah disebutkan dalam catatan-catatan serat centhini. Artinya klepon sudah dikenal masyarakat sebelum era serat centhini dibuat yaitu sekitar tahun 1814-1823. Klepon juga memiliki filosofi dan mengandung pelajaran moral.

“Klepon juga mengajarkan kepada kita kalau makan jangan sambil berbicara. isinya yang merupakan gula aren cair akan muncrat keluar,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan BLKK Al Mawaddah, Sofiyan Hadi menyatakan makanan bukan hanya soal rasa, namun juga simbol budaya. Klepon mampu menembus sekat-sekat sosial, budaya, maupun agama. Hal tersebut terbukti klepon dapat menyentuh lidah berbagai macam kelas, tanpa gengsi sosial yang membuatnya menjadi konsumsi semua kalangan.

“Karena itu yang menghujat makanan klepon adalah penghianat sosiokultural,” ujarnya.

Seperti diketahui, postingan kue klepon Tidak Islami mendadak viral dan ramai jadi perbincangan, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Beragam komentar pun terus bermunculan dengan berbagai penilaian sejak munculnya postingan yang mengaitkan makanan tradisional itu dengan agama.


Editor : Nani Suherni