Ibu Cantik Ini Sukses Bisnis Bakmi di Tengah Pandemi, Pelanggannya Orang Eropa hingga Arab Saudi

Ahmad Antoni ยท Senin, 30 Agustus 2021 - 03:36:00 WIB
Ibu Cantik Ini Sukses Bisnis Bakmi di Tengah Pandemi, Pelanggannya Orang Eropa hingga Arab Saudi
Bintari Saptanti sukses mengembangkan bisnis bakmi jawa di tengah pandemi dengan maraup omzet ratusan juta rupiah. (foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Yogyakarta dikenal sebagai kota wisata, bukan hanya karena banyak tempat menarik untuk dikunjungi dan banyak suguhan seni yang dapat dinikmati. Tapi wisata kulinernya yang wajib untuk dicicipi dan selalu bisa meresap di lidah.

Salah satu makanan khas Jogja yang mudah diterima semua lidah adalah Bakmi Yogya atau dikenal dengan sebutan Bakmi Jawa (baca: Bakmi Jowo). Paduan mi bertekstur kenyal dengan racikan bumbu dan kuah kaldu ayam yang gurih menjadikan Bakmi Yogya digemari semua kalangan. 

Kenangan untuk bisa datang ke Jogja dan menikmati bakmi harus terganjal pandemi. Apalagi tidak mudah untuk mendapatkan Bakmi Jawa khas Jogja di setiap daerah. Belum tentu bakmi goreng atau godhog (rebus) itu ada yang menjualnya.

Peluang bisnis itu ternyata ada di benak seorang ibu rumah tangga asal Jogja, Bintari Saptanti. Dia ingin memenuhi keinginan masyarakat yang rindu Bakmi Jawa dengan membuat Bakmi Jogja yang pertama kali dijual dalam bentuk kemasan. 

Ada kemasan Mi Godhog Jogja dan Mi Goreng Jogja. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini memberi label produksinya Bakmi Sundoro. Jangan kaget bila produk lokal Bakmi Sundoro sudah sampai ke pelanggannya di Belanda, Jepang, Arab Saudi, Singapura, Malaysia, hingga Kanada pada masa pandemi ini. 

Bakmi Sundoro seperti mengirimkan kenangan untuk terus dinikmati di berbagai kota dan lintas negara dalam sebuah sajian bakmi yang hangat dalam persahabatan.  

"Kami ingin menjamu siapa pun yang rindu kuliner Yogya, terutama Bakmi Jawa ke setiap wilayah. Kami bawakan hingga ke rumah-rumah pelanggan," kata Tanti, begitu dia akrab disapa, Minggu (29/8/2021)

Dia mengatakan, semula dirinya membuka warung Bakmi Jawa di kawasan Taman Tulang, Jatisari, Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2019. Niat itu dipicu keinginan anak sulungnya yang lulus sekolah koki. Dia juga membuka warung di jalur tol Rest Area 456.

Warung Bakmi Sundoro itu sendiri berusaha melayani pembeli dengan cara drive thru. Itu artinya pembeli tidak perlu antre lama untuk mendapatkan pesanannya. Nama Sundoro itu sendiri diambil dari nama Sultan Hamengku Buwono II sewaktu muda: Raden Mas Sundoro. Tanti merupakan keturunan keenam dari Hamengku Buwono II.

Ibu dari lima anak ini berharap dengan menyematkan nama Sundoro, maka ketangguhan, kegigihan, dan kebesaran Raden Mas Sundoro dapat melekat di bisnis kulinernya, Bakmi Sundoro.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: