Kisah Polisi Memulasarakan Tetangganya karena Tak Ada Warga Berani Urus Jenazah Covid-19

Ahmad Antoni ยท Senin, 05 Juli 2021 - 22:05:00 WIB
Kisah Polisi Memulasarakan Tetangganya karena Tak Ada Warga Berani Urus Jenazah Covid-19
Aiptu Andi Surwano saat memulasarakan jenazah tetangganya yang terpapar Covid-19 di Perum Graha Sendangmulyo Tembalang, Semarang. (foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Aksi yang dilakukan anggota Sat Samapta Polrestabes Semarang, Aiptu Andi Surwano patut diapresiasi. Dia memberanikan diri memulasarakan jenazah terpapar Covid-19 yang merupakan tetangganya di Perum Graha Sendangmulyo Tembalang, Semarang.

Aiptu Andi menjadi garda terdepan dalam pemulasaraan jenazah karena tidak ada tetangganya yang berani.

Kasubnit Pam Obvit Satsamapta Polrestabes Semarang ini hanya menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa jas hujan, jaket polisi hijau, sarung tangan, face shield saat memandikan jenazah.

Tidak ada satu pun warga yang ikut mendampingi pemulasaraan, kecuali modin setempat. Dia mengatakan jenazah tersebut baru saja meninggal di rumah dan tidak satu pun yang tahu jika terpapar Covid-19.

Saat di bawa ke rumah tetangganya tersebut divonis terpapar Covid-19. "Saat dipulangkan dari rumah sakit ke rumah. Warga tidak ada yang berani. Pak modin tidak mempunyai teman. Akhirnya saya diundang," kata Andi, Senin (5/7/2021).

Awalnya, dia harus beradu argumen dengan istrinya saat memulasarkan jenazah Covid-19. Namun dirinya bisa meyakinkan istrinya untuk menolong memulasarakan jenazah 

"Awalnya saya ribut sama istri karena takut terpapar saat memandikan jenazah. Tapi saya bilang yang saya lakukan untuk menolong orang," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: