Kisruh Sengketa Lahan Kelenteng di Blora, Yayasan Budhi Dharma Ajukan Gugatan ke Pengadilan

Heri Purnomo ยท Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:52:00 WIB
Kisruh Sengketa Lahan Kelenteng di Blora, Yayasan Budhi Dharma Ajukan Gugatan ke Pengadilan
okasi Kelenteng Hok Tik Bio di Kabupaten Blora yang kini kembali diungkap kasus sengketa lahannya. (iNews/Heri Purnomo)

Setelah tahun 2009 Yudhi Sancoyo sebagai Bupati Blora, dan sebagai ketua DPD Golkar, di saat itulah Sekber Golkar diminta pindah kantor oleh Susanto Rahardjo (Tiek Sun) pengurus Yayasan Budhi Dharma, akhirnya sekber Golkar pindah di desa tutup, dan sekarang menjadi kantor DPD Partai Golkar.

"Harapan saya, ya pihak kelenteng itu memahani sejarah, lha wong Golkar saja mau pindah karena gak melu duweni, harusnya kelenteng itu juga duduk bersama di paro loro (dibagi dua) biar adil," katanya.

Sementara Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan pihaknya akan koordinasi dengan Forkompimda untuk memediasi Yayasan Budhi Dharma dengan Yayasan TITD. "Nanti nunggu petunjuk pak bupati mas, ini Pak Bupati masih di luar kota, kemungkinan bisa minggu depan," kata Kapolres.

Terpisah, Sekretaris Yayasan TITD Bambang Suharto mengatakan bahwa lahan kelenteng itu tidak ada masalah. Dia menegaskan secara sah satu satunya pemilik adalah kelenteng.

"Tapi menurut saya soal lahan kelenteng tidak ada masalah dan secara sah satu satunya pemilik adalah Klenteng. Jadi aneh kalau ada pihak lain yang mengaku sebagai pemiliknya," katanya.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: