Komplotan Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil di Rest Area Km 429 Ungaran Ditangkap

Taufik Budi ยท Rabu, 16 September 2020 - 19:45 WIB
Komplotan Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil di Rest Area Km 429 Ungaran Ditangkap
Polda Jateng menghadirkan tiga komplotan pelaku pencurian kerap menyasar di rest area KM 429 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, saat pemaparan kasus di Mapolda Jateng, Rabu (16/9/2020). (Foto: iNews/Taufik Budi)

SEMARANG, iNews.id - Komplotan pelaku pencurian kerap menyasar di rest area Km 429 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah. Mereka saling berbagi peran untuk mengecoh korban dan memecahkan kaca mobil untuk menguras barang-barang berharga di dalamnya.

Polda Jateng berhasil menangkap komplotan pencuri dengan modus pecah kaca mobil tersebut. Ketiga pelaku yakni, AT (37) warga Desa Pinggan RT 3/1 Kelurahan Pinggan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, KSM alias (41), warga Bojong Rawalumbu RT 6/1 Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, dan MNS (31), warga Kampung Rawa Roko RT 2/41, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Ketiganya ditangkap atas laporan korban Purwanto (44), warga Balong RT 1/1 Desa Ngarjosari Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri. Kasus ini terbongkar bermula pada Jumat 28 Agustus 2020, sekitar pukul 03.40 WIB. Korban yang melaju dari arah Surakarta berhenti dan istirahat di dalam mobil bernopol AD-8574-OG untuk menunggu waktu salat subuh di depan Masjid Nurul Iman Kelurahan Kaliancar Kecamatan Selogiri.

"Namun korban tertidur sebentar. Setelah bangun, tas warna hitam miliknya yang berisi sebuah handphone, dompet berisi SIM A dan uang sebanyak Rp50.000 yang disimpan di lantai depan mobil sebelah kiri sudah tidak ada," kata Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Rabu (16/9/2020).

Korban sempat minta tolong kepada jemaah salat subuh untuk menghubungi handphone miliknya, tapi ternyata sudah tidak aktif. Atas kejadian pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp2 juta, selanjutnya korban melapor ke Polsek Selogiri.

Polisi bergerak cepat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi, polisi mencurigai tiga pelaku sebagai aktor yang melakukan pencurian tersebut.

"Setelah diamankan dan diinterogasi, kelompok tersebut mengaku melakukan pencurian di beberapa TKP," ujarnya.

Komplotan itu kerap beraksi di Rest Area Km 429 Ungaran. Tercatat sedikitnya tiga kali kasus pencurian yang dilakukan di tempat tersebut. Pertama pada 16 Juli 2020 dengan sasaran mobil Honda City warna putih. Dalam pencurian tersebut, Agung peran sebagai eksekutor, sedangkan Kusmantoro dan Mansur sebagai sopir.

Kedua, pada 23 Juli 2020 dengan sasaran mobil Honda CRV warna putih. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung sebagai eksekutor, Slamet memantau, dan Sahid menyetir mobil. Kemudian, sekitar tahun 2019, komplotan ini juga menyasar Honda Freed. "Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung peran sebagai eksekutor dan Kusmantoro sebagai sopir," ujarnya.

Selain itu, komplotan ini juga beraksi di jalan-jalan raya wilayah hukum Polres Semarang, di antaranya di Argo Cempoko pada 2019 dengan sasaran Honda Mobilio. Saat itu, Agung sebagai sopir dan Hasan sebagai eksekutor.

"Sekitar tahun 2019 dengan sasaran Honda Brio. Yang ikut serta dalam pencurian tersebut Agung sebagai sopir dan Hasan sebagai eksekutor," katanya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni mobil Suzuki Ertiga bernopol B 1904 TYN, empat kunci buatan pembuka gembok, dan dua kunci T untuk membuka pintu mobil dan pemecah kaca. Komplotan ini dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.


Editor : Maria Christina